Ribuan Warga Iran Gelar Unjuk Rasa Kutuk AS dan Israel atas Kematian Ali Khamenei
JAKARTA, Framing NewsTV — Gelombang demonstrasi pecah di berbagai kota di Iran pada Minggu (1/3/2026) menyusul pengumuman gugurnya Pemimpin Tertinggi, Ali Khamenei, dalam serangan militer yang disebut dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel. Peristiwa tersebut secara signifikan meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah dan memicu reaksi luas dari masyarakat Iran.
Warga dilaporkan turun ke jalan di sejumlah kota besar sebagai bentuk duka dan protes atas kematian Khamenei. Media pemerintah Iran menyebut para demonstran membawa bendera nasional dan poster bergambar Khamenei, serta menyuarakan kecaman terhadap Amerika Serikat dan Israel.
Aksi Massa di Teheran dan Kota Suci
Di ibu kota Teheran, ratusan orang berkumpul di Lapangan Inkilap. Massa mengibarkan bendera Iran, membawa potret Khamenei, dan meneriakkan slogan yang mengecam serangan tersebut.
Di kota suci Qom, ratusan warga juga berkumpul di kompleks makam Hazrat Masume untuk menyampaikan kecaman terhadap serangan yang menewaskan pemimpin mereka. Aksi serupa terjadi di Mashhad, di mana para pelayat membentangkan bendera hitam di atas kubah Makam Imam Reza, salah satu situs keagamaan paling dihormati di Iran. Sejumlah warga terlihat meneteskan air mata di sekitar area makam sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Konfirmasi Pemerintah dan Masa Berkabung
Sebelumnya, media pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Khamenei wafat akibat serangan yang menyasar Teheran pada Sabtu pagi (28/2/2026). Dalam pernyataan resminya, disebutkan bahwa “pemimpin revolusi Islam Iran telah mencapai kemartiran.”
Pemerintah Iran kemudian menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari serta libur resmi selama tujuh hari. Kebijakan tersebut diberlakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap pemimpin yang telah memimpin negara sejak 1989.
Menurut pejabat setempat, Khamenei berada di kantornya di Teheran saat serangan terjadi. Media pemerintah juga membantah klaim yang menyebutkan bahwa ia bersembunyi di lokasi bawah tanah, dan menegaskan bahwa ia sedang menjalankan tugas kenegaraan saat insiden berlangsung.
Korban Jiwa dan Dampak Serangan
Sumber-sumber Iran melaporkan bahwa beberapa anggota keluarga Khamenei turut menjadi korban dalam serangan tersebut, termasuk putri, menantu, cucu, dan menantu perempuannya.
Selain itu, serangan tersebut juga mengakibatkan korban sipil dalam jumlah besar. Laporan dari organisasi kemanusiaan Iranian Red Crescent Society menyebutkan sedikitnya 201 orang tewas dan 747 lainnya mengalami luka-luka akibat rangkaian serangan tersebut.
Situasi keamanan di berbagai wilayah Iran kini berada dalam pengawasan ketat, sementara reaksi publik terus berkembang di tengah suasana berkabung nasional dan meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan. (fntv)

Posting Komentar untuk "Ribuan Warga Iran Gelar Unjuk Rasa Kutuk AS dan Israel atas Kematian Ali Khamenei"