Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kementerian Kesehatan Lebanon Melaporkan 3.185 Orang Tewas dan 9.633 Luka-luka Sejak 2 Maret akibat Serangan Israel

JAKARTA, Framing NewsTV - Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan sebanyak 3.185 warga sipil tewas dan 9.633 lainnya mengalami luka-luka sejak 2 Maret akibat serangan Israel yang terus berlangsung di Lebanon, terutama di wilayah selatan dan Lembah Bekaa.

Serangan disebut terus berlanjut tanpa henti dan menargetkan sejumlah wilayah perkotaan maupun pedesaan di berbagai daerah di Lebanon.

Serangan Meluas ke Sejumlah Kota dan Desa

Menurut laporan Kementerian Kesehatan Lebanon, beberapa wilayah yang menjadi sasaran serangan meliputi Houch, Siddikine, Sultaniyeh, Maachouk, kamp pengungsi Palestina Rashidieh, Gandouriyeh, hingga kota Nabatieh.

Sumber yang dikutip RIA Novosti menyebut pasukan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah desa dan kota di Lebanon selatan pada Senin.

Ancaman penggusuran juga dilaporkan terjadi di wilayah Abbasiya–Tyre dan beberapa kota lainnya, sehingga memaksa warga meninggalkan rumah mereka.

Serangan Drone dan Artileri Terus Berlanjut

Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) melaporkan serangan pesawat tak berawak Israel menghantam kawasan Jabal al-Ahmar di Harouf dan menyebabkan sejumlah warga terluka.

“Serangan drone Israel menghantam daerah Jabal al-Ahmar di Harouf,” tulis laporan NNA.

Selain itu, serangan lain di kota al-Shehabiyeh di distrik Tyre juga dilaporkan menimbulkan korban jiwa.

Wilayah Kfartebnit dan Nabatieh al-Fawqa juga dihujani tembakan artileri secara berkala. Sementara itu, kawasan al-Mansouri, Qlayleh, dan al-Hinniyyeh di dekat Tyre dilaporkan terkena serangan fosfor dan serangan udara yang menargetkan area pertanian serta hutan.

Israel Intensifkan Serangan Udara

Serangan udara Israel juga dilaporkan menghantam pinggiran kota al-Qatrani serta melakukan “sabuk api” di antara wilayah Kafra, Haris, dan Zebqine di distrik Tyre.

Selain itu, drone Israel dilaporkan menyerang kendaraan di jalan yang menghubungkan Kfarroumen, al-Jarmaq, dan Khardali, serta sebuah sepeda motor di dekat hotel di jalan raya Kfarrouman–al-Jarmaq.

Media pemerintah Lebanon melaporkan tiga orang tewas dalam rangkaian serangan terbaru tersebut.

Serangan udara tambahan juga menghantam kota Kfarrouman dan Doueir di distrik Nabatieh, termasuk jalan-jalan antara Wadi Jilu dan al-Bazouriyeh.

Di distrik Bint Jbeil, pesawat tempur Israel dilaporkan melancarkan lima serangan udara yang menargetkan kota al-Sultaniyah. (fntv)

Posting Komentar untuk "Kementerian Kesehatan Lebanon Melaporkan 3.185 Orang Tewas dan 9.633 Luka-luka Sejak 2 Maret akibat Serangan Israel"