Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mantan Presiden Iran Mohammad Khatami Dukung Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Baru, Serukan Persatuan Nasional

JAKARTA, Framing NewsTV – Mantan Presiden Iran, Mohammad Khatami, menyampaikan pesan dukungan menyusul terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Revolusi dan Republik Islam Iran yang baru.

Pesan tersebut disampaikan Khatami pada Selasa, di tengah situasi yang digambarkan sebagai masa penuh tantangan bagi negara tersebut, termasuk konflik regional dan tekanan geopolitik yang meningkat.

Khatami Sebut Pemilihan Pemimpin Baru Bawa Harapan

Dalam pesannya, Khatami menyatakan bahwa terpilihnya pemimpin baru Iran terjadi pada saat negara menghadapi situasi yang sangat kompleks, termasuk konflik berskala besar yang dinilai berupaya mengguncang struktur pemerintahan negara.

Menurutnya, pemilihan pemimpin ketiga Republik Islam Iran dalam situasi tersebut telah memunculkan harapan dan ekspektasi baru di kalangan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa masa depan bangsa Iran harus dibangun dengan berlandaskan pada prioritas-prioritas penting yang mampu menjaga stabilitas dan keberlanjutan negara.

Iran Hadapi Tekanan dari Israel dan AS

Dalam pernyataannya, Khatami juga menyinggung situasi geopolitik yang dihadapi Iran, khususnya terkait konflik dengan Israel dan Amerika Serikat.

Ia menyebut bahwa kedua pihak tersebut, termasuk Presiden AS Donald Trump, memiliki tujuan untuk melemahkan serta menghancurkan Iran.

Menurut Khatami, Iran saat ini tengah menghadapi agresi yang menargetkan kedaulatan, kemerdekaan, persatuan nasional, rakyat, serta berbagai infrastruktur penting negara tersebut.

Angkatan Bersenjata dan Rakyat Dipuji

Khatami juga memberikan penghargaan kepada angkatan bersenjata Iran yang disebutnya telah menunjukkan keberanian dalam mempertahankan negara.

Ia mengatakan bahwa militer Iran telah menjalankan tugasnya dalam membela tanah air di tengah meningkatnya tekanan militer dan politik dari luar.

Selain itu, Khatami menyoroti ketahanan masyarakat Iran yang dinilainya tetap menunjukkan kesabaran dan kekuatan dalam menghadapi situasi sulit tersebut.

Seruan Persatuan Nasional

Dalam bagian akhir pesannya, Khatami menekankan bahwa masa depan Iran harus tetap menjadi perhatian utama seluruh elemen masyarakat.

Ia menyatakan bahwa negara perlu menghadapi berbagai tantangan dengan pendekatan yang mengedepankan kebijaksanaan, rasionalitas, serta martabat nasional.

Khatami juga menyerukan pentingnya persatuan nasional dan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi Iran.

Pejabat Irak Sampaikan Ucapan Selamat

Sementara itu, sejumlah pejabat tinggi dari Irak juga menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin baru Iran.

Salah satu yang memberikan pernyataan adalah Falih al-Fayyadh, yang memimpin Popular Mobilization Forces (PMF).

Al-Fayyadh memuji ketahanan serta persatuan lembaga-lembaga negara Iran selama proses transisi kepemimpinan.

Ia menilai proses tersebut menunjukkan keteguhan dan kemampuan tinggi institusi negara Iran dalam menghadapi situasi luar biasa.

Menurutnya, di bawah kepemimpinan Mojtaba Khamenei, Iran diperkirakan akan terus memperkuat kedaulatan serta perannya di kawasan.

Perdana Menteri Irak Nyatakan Solidaritas

Ucapan selamat juga datang dari Perdana Menteri Irak, Mohammad Shia al-Sudani.

Dalam pernyataannya, ia menegaskan solidaritas Irak terhadap rakyat Iran di tengah situasi yang penuh tantangan.

Al-Sudani menyatakan keyakinannya bahwa kepemimpinan baru Iran memiliki kemampuan untuk mengelola periode sensitif yang sedang berlangsung.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat persatuan nasional masyarakat Iran dalam menghadapi tantangan yang ada.

Selain itu, pemerintah Irak menyatakan komitmennya untuk mendukung berbagai upaya yang bertujuan menghentikan konflik dan menolak operasi militer terhadap Iran demi menjaga stabilitas kawasan.

Mojtaba Khamenei Dipilih Majelis Pakar

Terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin baru Iran diputuskan oleh Majelis Pakar Iran.

Keputusan tersebut diambil setelah gugurnya pemimpin sebelumnya, Ali Khamenei, bersama sejumlah pejabat penting lainnya pada awal agresi militer yang terjadi pada 28 Februari.

Peristiwa tersebut menandai fase baru dalam dinamika politik Iran di tengah konflik regional yang masih berlangsung hingga saat ini. (fntv)

Sumber: Kantor Berita Al Mayadeen

Posting Komentar untuk "Mantan Presiden Iran Mohammad Khatami Dukung Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Baru, Serukan Persatuan Nasional"