Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Komandan Khatam al-Anbia: Kekuatan Rudal Iran Melampaui Perkiraan Militer Israel dan AS

JAKARTA, Framing NewsTV — Komandan Markas Besar Pusat Khatam al-Anbia Iran, Mayor Jenderal Ali Abdollahi, menyatakan bahwa kemampuan rudal Iran saat ini jauh melampaui perkiraan militer Amerika Serikat dan Israel. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan dan konflik militer di kawasan Timur Tengah.

Menurut Abdollahi, pihak Amerika Serikat dan Israel selama ini terus melakukan kesalahan dalam menilai kekuatan militer Iran. Ia menilai bahwa pihak lawan sering kali meremehkan kemampuan teknologi dan kesiapan tempur angkatan bersenjata Iran.

Dalam pernyataannya pada Minggu, Abdollahi menegaskan bahwa Iran tidak hanya mengandalkan retorika atau pernyataan politik dalam menghadapi ancaman. Ia menyebut bahwa Iran memilih membuktikan kemampuannya melalui tindakan nyata di medan perang.

Iran Tegaskan Balasan Dilakukan di Medan Perang

Abdollahi mengatakan bahwa pejabat Iran telah berulang kali memperingatkan bahwa setiap tindakan agresi akan mendapatkan balasan langsung di medan perang. Ia berharap bahwa pihak lawan kini mulai memahami bahwa Iran bukan sekadar negara yang mengeluarkan pernyataan keras, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mewujudkan ancaman tersebut dalam operasi militer nyata.

Ia juga menyatakan bahwa selama ini pihak Amerika Serikat dan Israel kerap membuat kesalahan perhitungan strategis terkait kemampuan militer Iran.

Menurutnya, perkembangan konflik yang terjadi saat ini menjadi bukti bahwa Iran memiliki kapasitas militer yang mampu memberikan dampak signifikan terhadap lawannya.

Teknologi Persenjataan Iran Semakin Canggih

Dalam pernyataannya, Abdollahi menegaskan bahwa sistem persenjataan Iran, khususnya di bidang rudal, telah mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Ia menjelaskan bahwa rudal-rudal Iran kini memiliki tingkat ketahanan yang lebih tinggi, presisi yang lebih akurat, serta daya hancur yang lebih kuat dibandingkan generasi sebelumnya.

Kemajuan tersebut disebut merupakan hasil dari pengalaman militer Iran dalam berbagai konflik dan operasi sebelumnya. Abdollahi menyatakan bahwa pengalaman tersebut telah diubah menjadi kemampuan operasional yang kini dimiliki oleh angkatan bersenjata Iran.

Menurutnya, pihak lawan saat ini mulai menyaksikan langsung dampak dari perkembangan kemampuan militer Iran tersebut di medan perang.

Iran Tantang Klaim Lawan Tentang Jumlah Rudal

Abdollahi juga menanggapi klaim yang kerap dilontarkan oleh pihak lawan terkait jumlah rudal yang dimiliki Iran. Ia menyebut bahwa Amerika Serikat dan Israel sering mengklaim telah mengetahui kapasitas persenjataan rudal Iran.

Namun menurutnya, klaim tersebut tidak mencerminkan realitas sebenarnya. Ia menegaskan bahwa pihak lawan seharusnya menghitung kemampuan rudal Iran langsung di medan perang untuk memahami kapasitas sebenarnya yang dimiliki negara tersebut.

Pernyataan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Iran percaya diri dengan kemampuan sistem persenjataan strategis yang dimilikinya.

Iran Tuduh Lawan Menargetkan Warga Sipil

Dalam kesempatan yang sama, Abdollahi juga menuduh pihak lawan melakukan serangan terhadap warga sipil Iran. Ia menyebut bahwa sejumlah serangan telah menargetkan masyarakat yang berada di rumah mereka, termasuk pelajar di sekolah.

Sebaliknya, ia menyatakan bahwa Iran berupaya menargetkan pusat-pusat militer dan fasilitas yang berkaitan langsung dengan operasi militer lawan.

Ia menegaskan bahwa sasaran utama operasi militer Iran adalah infrastruktur militer serta fasilitas yang dianggap mendukung agresi terhadap Iran.

Menurut Abdollahi, langkah tersebut diambil untuk memastikan bahwa pihak yang dianggap sebagai agresor akan merasakan konsekuensi dari tindakan mereka.

Konflik Iran dengan AS dan Israel Terus Memanas

Ketegangan militer meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan kampanye militer skala besar terhadap Iran pada 28 Februari. Operasi tersebut terjadi setelah terbunuhnya Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatollah Seyed Ali Khamenei, bersama sejumlah komandan militer senior serta warga sipil.

Serangan tersebut dilaporkan melibatkan operasi udara besar-besaran yang menargetkan berbagai lokasi militer maupun sipil di seluruh wilayah Iran. Dampaknya menyebabkan korban jiwa dalam jumlah besar serta kerusakan infrastruktur yang luas.

Peristiwa tersebut menjadi titik balik yang memicu eskalasi konflik di kawasan.

Iran Luncurkan Operasi Balasan

Sebagai respons terhadap serangan tersebut, Angkatan Bersenjata Iran segera melancarkan serangkaian operasi pembalasan terhadap target yang berkaitan dengan Amerika Serikat dan Israel.

Operasi tersebut melibatkan peluncuran gelombang rudal serta drone yang diarahkan ke berbagai posisi militer di wilayah yang dikuasai Israel serta sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan.

Serangan balasan tersebut menunjukkan kemampuan Iran untuk memproyeksikan kekuatan militernya ke berbagai wilayah strategis di Timur Tengah.

Konflik yang terus meningkat antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel saat ini menjadi perhatian besar komunitas internasional karena berpotensi memicu eskalasi lebih luas yang dapat memengaruhi stabilitas keamanan regional maupun global. (fntv)

Sumber: Tasnim News Agency

Posting Komentar untuk "Komandan Khatam al-Anbia: Kekuatan Rudal Iran Melampaui Perkiraan Militer Israel dan AS"