Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Distribusi BBM di Teheran Sempat Terhenti Usai Serangan ke Depot Minyak, Pemerintah Pastikan Pasokan Segera Normal

JAKARTA, Framing NewsTV – Distribusi bahan bakar minyak (BBM) di ibu kota Iran, Teheran, dilaporkan terhenti sementara setelah serangan udara yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel menghantam sejumlah depot minyak di sekitar kota tersebut. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan pada jaringan distribusi bahan bakar sehingga pasokan ke masyarakat mengalami gangguan.

Pemerintah Iran menyatakan bahwa gangguan tersebut bersifat sementara dan pihak berwenang saat ini tengah bekerja untuk memulihkan sistem distribusi energi yang terdampak akibat serangan tersebut.

Gangguan Jaringan Pasokan Bahan Bakar

Gubernur Teheran Mohammad Sadegh Motamedian menjelaskan bahwa kerusakan pada jaringan distribusi bahan bakar menjadi penyebab utama terhentinya sementara penyaluran BBM kepada masyarakat.

“Karena kerusakan pada jaringan pasokan bahan bakar, distribusi telah terhenti sementara,” kata Motamedian seperti dikutip dari kantor berita resmi IRNA, Minggu (8/3/2026).

Ia menegaskan bahwa tim teknis sedang bekerja untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi pada infrastruktur energi tersebut.

“Masalah ini sedang diatasi,” tambahnya.

Pemerintah Iran juga berupaya memastikan agar gangguan distribusi tersebut tidak berlangsung lama dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal.

Kuota BBM Warga Sementara Dikurangi

Di tengah gangguan distribusi, pemerintah Iran juga mengambil langkah sementara dengan mengurangi kuota bahan bakar harian bagi masyarakat.

Berdasarkan laporan kantor berita Fars yang dikutip Al Jazeera, kuota bahan bakar untuk warga yang menggunakan kartu bahan bakar pribadi diturunkan dari 30 liter per hari menjadi 20 liter per hari.

Kebijakan ini diberlakukan sebagai langkah darurat untuk menjaga stabilitas pasokan bahan bakar selama proses pemulihan infrastruktur berlangsung.

Motamedian memastikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir karena pemerintah berkomitmen untuk segera mengembalikan kondisi distribusi seperti semula.

Ia menyatakan bahwa pembatasan kuota tersebut diperkirakan hanya berlangsung selama dua hingga tiga hari hingga jaringan distribusi sepenuhnya pulih.

Lima Fasilitas Minyak Diserang

Sebelumnya dilaporkan bahwa Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap lima fasilitas minyak yang berada di sekitar ibu kota Iran.

Serangan tersebut menargetkan depot minyak serta pusat transportasi produk minyak bumi di wilayah Teheran dan Provinsi Alborz.

Kepala Eksekutif Perusahaan Distribusi Produk Minyak Nasional Iran, Keramat Veyskarami, mengatakan bahwa serangan udara tersebut menyebabkan kerusakan pada beberapa fasilitas penting dalam sistem distribusi energi nasional.

“Semalam, empat depot minyak dan pusat transportasi produk minyak bumi di Teheran dan Alborz diserang oleh pesawat musuh,” kata Veyskarami kepada televisi pemerintah Iran.

Empat Orang Dilaporkan Tewas

Serangan terhadap fasilitas energi tersebut juga menimbulkan korban jiwa. Pihak berwenang Iran melaporkan bahwa empat orang tewas dalam insiden tersebut.

Korban terdiri dari personel yang bekerja di fasilitas distribusi bahan bakar, termasuk pengemudi truk tangki minyak yang berada di lokasi saat serangan terjadi.

“Empat personel kami, termasuk dua pengemudi truk tangki minyak, tewas dalam insiden tersebut,” ujar Veyskarami.

Meski demikian, pihak berwenang menyatakan bahwa kebakaran yang sempat terjadi di beberapa lokasi berhasil dikendalikan oleh tim pemadam kebakaran sehingga tidak menyebar lebih luas.

Asap Kebakaran Menyelimuti Teheran

Setelah serangan tersebut, asap tebal terlihat menyelimuti sebagian wilayah ibu kota Iran sepanjang malam.

Kebakaran yang terjadi di beberapa depot minyak menyebabkan kabut gelap menyelimuti langit Teheran hingga pagi hari. Warga setempat juga melaporkan bau terbakar yang masih tercium di udara.

Kondisi tersebut menambah kekhawatiran masyarakat terhadap dampak serangan terhadap fasilitas energi strategis di negara tersebut.

Iran Pastikan Cadangan BBM Masih Aman

Meski terjadi gangguan distribusi sementara, pemerintah Iran memastikan bahwa cadangan bahan bakar nasional masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Keramat Veyskarami menegaskan bahwa depot minyak Iran memiliki persediaan bensin yang cukup dan pemerintah akan memastikan distribusi kembali berjalan normal setelah perbaikan jaringan selesai dilakukan.

Pihak berwenang juga terus memantau situasi untuk memastikan tidak terjadi gangguan lanjutan terhadap pasokan energi di tengah meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah. (fntv)

Posting Komentar untuk "Distribusi BBM di Teheran Sempat Terhenti Usai Serangan ke Depot Minyak, Pemerintah Pastikan Pasokan Segera Normal"