Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ini Dia Penampakan Pick Up India yang Sudah Tiba dan Berstiker Koperasi Merah Putih

JAKARTA, Framing NewsTV — Pick up yang diimpor dari India untuk mendukung operasional Koperasi Desa Merah Putih mulai berdatangan ke Indonesia. Kendaraan niaga tersebut bahkan telah terdistribusi ke sejumlah daerah dan terlihat sudah dibubuhi stiker bertuliskan “Koperasi Desa Merah Putih” pada bagian bak belakang.

Pengadaan kendaraan ini dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai bagian dari dukungan logistik untuk memperkuat distribusi dan operasional koperasi desa di berbagai wilayah.

200 Unit Sudah Didistribusikan, 1.000 Unit Tiba Akhir Bulan

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angleo De Sousa Mota, mengungkapkan bahwa unit pick up impor tersebut telah tiba secara bertahap dan mulai disalurkan.

Mengutip laporan CNBC Indonesia, Joao menyatakan:

“Sekarang sudah tiba, sudah kita distribusikan juga sebanyak 200, kemudian minggu depan akan tiba lagi 400. Dan sampai akhir bulan ini akan tiba 1.000 unit. Kita akan terus segera langsung kita distribusikan ke tempat-tempat yang sudah siap maupun ke tempat-tempat yang belum siap,” ujar Joao.

Distribusi dilakukan secara paralel dengan kesiapan koperasi desa di lapangan. Kendaraan yang sudah tiba sementara ditempatkan di Markas Komando Distrik Militer (Kodim) sebelum diserahkan ke koperasi yang siap beroperasi.

Disimpan di Kodim Hingga Koperasi Siap Beroperasi

Menurut Joao, penyimpanan kendaraan di Kodim bertujuan menjaga kesiapan unit sebelum digunakan. Ketika koperasi telah memenuhi kesiapan administratif dan operasional, kendaraan akan langsung didistribusikan untuk menunjang kegiatan usaha.

Berdasarkan foto yang dibagikan oleh pihak Mahindra & Mahindra, unit pick up berwarna putih tersebut sudah terlihat terdistribusi, salah satunya di Surabaya. Pada bagian bak belakang tampak jelas stiker bertuliskan “Koperasi Desa Merah Putih”, menandakan peruntukannya bagi koperasi desa.

Dalam pernyataan resminya, Mahindra menyampaikan komitmen jangka panjang terhadap layanan purna jual.

“Komitmen kami lebih jauh lagi, membangun ekosistem purna jual dan suku cadang yang kuat di seluruh wilayah operasional, lewat kerja sama dengan Agrinas untuk memastikan dampak yang berkelanjutan,” tulis pihak Mahindra.

Kontrak Ekspor Terbesar Mahindra

Diketahui, Mahindra mendapatkan pesanan sebanyak 35.000 unit Scorpio Pickup dalam kerja sama ini. Angka tersebut disebut sebagai ekspor terbesar yang pernah dilakukan oleh perusahaan otomotif asal India tersebut.

Selain Mahindra, pengadaan kendaraan juga melibatkan Tata Motors. Total kontrak mencakup 105.000 kendaraan niaga dengan nilai mencapai Rp 24,66 triliun.

Rinciannya, sebanyak 35.000 unit Scorpio Pickup dipasok oleh Mahindra. Sementara 70.000 unit lainnya berasal dari Tata Motors, terdiri atas 35.000 unit Yodha Pickup dan 35.000 unit Ultra T.7 Light Truck.

Skala pengadaan ini menjadikannya salah satu kontrak kendaraan niaga terbesar dalam kerja sama Indonesia–India di sektor otomotif.

Tegaskan Tunduk pada Keputusan DPR

Meski unit kendaraan sudah berdatangan, Joao menegaskan bahwa pihaknya tetap akan mengikuti arahan pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terkait penggunaan maupun distribusi kendaraan tersebut.

“Apapun keputusan DPR itu adalah suara rakyat, dan wakil rakyat, saya sebagai direktur BUMN saya akan taat, loyal dan manut apapun keputusan negara, apabila itu memang kepentingan rakyat,” kata Joao.

Ia juga menegaskan siap menanggung konsekuensi hukum maupun komersial apabila kebijakan berubah di kemudian hari.

“Tanpa sedikitpun saya ragu-ragu kalau seandainya saya harus nanti digugat atau nanti dipermasalahkan oleh pihak supplier, itu sudah tanggung jawab saya, dan saya ambil tanggung jawab itu,” tambahnya.

Pernyataan tersebut menegaskan komitmen manajemen BUMN dalam mengikuti keputusan politik dan regulasi yang berlaku.

Dukungan Logistik untuk Koperasi Desa

Kehadiran kendaraan niaga ini diharapkan mampu memperkuat distribusi logistik, pengangkutan hasil pertanian, serta mendukung aktivitas ekonomi desa melalui Koperasi Desa Merah Putih.

Dengan armada yang tersebar luas dan sistem distribusi yang terkoordinasi, pemerintah menargetkan koperasi desa dapat memiliki sarana transportasi memadai untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing produk lokal.

Distribusi bertahap yang kini berjalan menjadi langkah awal dalam implementasi program tersebut di berbagai daerah. (fntv)

Posting Komentar untuk "Ini Dia Penampakan Pick Up India yang Sudah Tiba dan Berstiker Koperasi Merah Putih"