Israel Tegas Tolak Danai Rekonstruksi Gaza Meski Gabung Board of Peace Trump
JAKARTA, Framing NewsTV – Pemerintah Israel menegaskan tidak akan mendanai rekonstruksi Jalur Gaza meskipun bergabung dalam Board of Peace yang diprakarsai Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Pernyataan tersebut disampaikan Menteri di Kementerian Keuangan Israel, Ze'ev Elkin, pada Minggu (22/2/2026), di tengah sorotan global terhadap rencana perdamaian dan pembangunan kembali wilayah yang hancur akibat konflik.
Israel: Tidak Ada Alasan Biayai Rekonstruksi
Dalam wawancara dengan radio pemerintah Kan Reshet Bet yang dikutip Kan News, Elkin menegaskan posisi pemerintah Israel yang menolak berkontribusi secara finansial.
“Kami tidak akan mendanai Board of Peace; tidak ada alasan untuk itu,” ujar Elkin kepada Kan Reshet Bet.
Ia menegaskan bahwa Israel merasa menjadi pihak yang diserang dalam konflik tersebut.
“Kami diserang,” kata Elkin, merujuk pada serangan lintas batas yang dipimpin Hamas dari Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023.
“Tidak ada alasan bagi kami untuk membayar rekonstruksi,” tegasnya lagi.
Menurut laporan Kan News, keputusan pengecualian kontribusi dana itu juga disebut membantu meredakan tekanan politik dalam negeri terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang sebelumnya dikritik karena setuju bergabung dengan dewan tersebut bersama negara-negara seperti Qatar dan Turkiye.
Negara Lain Setor Miliaran Dolar
Masih berdasarkan laporan Kan News, sejumlah anggota Board of Peace telah menggelontorkan dana besar untuk mendukung rencana tersebut. Qatar dan Uni Emirat Arab masing-masing disebut menyumbang lebih dari 1 miliar dollar AS.
Sumber pemerintah Israel yang tidak disebutkan namanya menyatakan bahwa keputusan tidak membayar kontribusi itu menjadi kompromi politik penting bagi pemerintahan Netanyahu di tengah dinamika domestik yang sensitif.
Sementara itu, Utusan Khusus AS, Steve Witkoff, menyampaikan optimisme terhadap rencana perdamaian yang diusung Trump. Dalam wawancara dengan Fox News, ia menyebut Gaza akan disiapkan untuk “renaissance” atau kebangkitan kembali.
“Dana sebesar 17 miliar dollar AS, termasuk 10 miliar dollar AS dari Amerika Serikat, akan memberi kita dorongan awal. Kita akan memiliki perumahan, transportasi massal, dan membersihkan area untuk kebangkitan kembali,” ujar Witkoff kepada Fox News.
Dalam pertemuan perdana Board of Peace pada Kamis (19/2/2026), Trump menyatakan keyakinannya bahwa Hamas akan meletakkan senjata. Ia memperingatkan kelompok tersebut akan “ditangani dengan sangat keras” jika menolak.
Namun, sejumlah pemimpin senior Hamas, termasuk Khaled Mashaal dan Musa Abu Marzouk, dalam beberapa pekan terakhir menolak bagian penting dari rencana tersebut, terutama terkait pelucutan senjata.
Pejabat Board of Peace menegaskan bahwa rekonstruksi Gaza hanya akan dimulai setelah wilayah itu sepenuhnya didemiliterisasi, termasuk pelucutan senjata total Hamas—sebuah prasyarat yang hingga kini masih menjadi titik krusial dalam negosiasi politik dan keamanan kawasan. (fntv)

Posting Komentar untuk "Israel Tegas Tolak Danai Rekonstruksi Gaza Meski Gabung Board of Peace Trump"