Di Tengah Rakernas, PDIP Pamerkan Warisan Pemikiran Megawati: Buku Manajemen Risiko Bencana Diluncurkan
JAKARTA, Framing NewsTV - Di sela pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan, Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPP PDI-P meluncurkan sebuah buku yang menyoroti pemikiran dan kiprah Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam isu kemanusiaan dan kebencanaan. Buku tersebut berjudul Spirit Kemanusiaan: Manajemen Risiko Bencana ala Megawati Soekarnoputri.
Peluncuran buku digelar di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta, pada Minggu, 11/1/2026, dan menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian Rakernas partai berlambang banteng moncong putih itu.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Megawati Soekarnoputri, didampingi putra-putrinya, yakni Ketua DPP PDI-P Bidang Ekonomi Kreatif M. Prananda Prabowo serta Ketua DPP PDI-P sekaligus Ketua DPR RI Puan Maharani. Sejumlah tokoh senior dan pengurus DPP PDI Perjuangan turut hadir, di antaranya Bendahara Umum Olly Dondokambey, Tri Rismaharini, Ribka Tjiptaning, Charles Honoris, hingga Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, yang bertindak sebagai moderator, menjelaskan bahwa buku tersebut memuat gagasan Megawati mengenai pentingnya mitigasi bencana, manajemen risiko, serta komitmen menjaga kelestarian lingkungan hidup.
“Buku Spirit Kemanusiaan menggambarkan manajemen mitigasi bencana Ibu Megawati Soekarnoputri dan perhatian beliau yang begitu besar terhadap berbagai gerakan menjaga lingkungan dan bumi,” ujar Hasto dalam sambutannya.
Menurut Hasto, peluncuran buku ini tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan berjalan beriringan dengan aksi nyata PDI Perjuangan di lapangan. Saat peluncuran berlangsung, Kapal RS Laksamana Malahayati milik PDI-P tengah menjalankan misi kemanusiaan berupa pelayanan kesehatan dan pemulihan pascabencana banjir di Aceh serta sejumlah wilayah lain di Sumatera.
Ketua DPP PDI-P Bidang Kesehatan Ribka Tjiptaning dalam kesempatan tersebut menyampaikan laporan terkait aksi kemanusiaan partai di 3 provinsi terdampak bencana, yakni Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
“Kami bergerak sejak 5 Desember. Tim kesehatan sudah kami turunkan ke Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh,” kata Ribka.
Ia menjelaskan, tim medis yang diterjunkan terdiri dari dokter diaspora lulusan China, Kuba, dan Irlandia, serta tenaga medis dalam negeri dari Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia (FK UKI) dan RS Royal Prima Medan. Selain pelayanan medis, PDI-P juga mengirimkan 30 unit ambulans yang dibagi ke tiga provinsi tersebut, ditambah 1 mobil tangki dan 1 mobil komando khusus untuk wilayah Aceh.
“Setiap hari kami melakukan pengobatan gratis, trauma healing, dan dapur umum. Kami bahkan pernah menempuh perjalanan 30 jam lewat darat demi menjalankan tugas kemanusiaan ini,” ungkap Ribka.
Dalam momen peluncuran tersebut, pihak Gramedia selaku penerbit menyerahkan secara simbolis sampul buku karya Kristin Samah kepada Megawati Soekarnoputri. Penyerahan itu disambut tepuk tangan meriah dari Prananda Prabowo, Puan Maharani, serta jajaran pengurus DPP PDI Perjuangan yang hadir.
Peluncuran buku Spirit Kemanusiaan menegaskan upaya PDI Perjuangan untuk menggabungkan gagasan, kepemimpinan, dan aksi nyata dalam isu kebencanaan, sekaligus memperkuat citra partai sebagai kekuatan politik yang menempatkan kemanusiaan dan lingkungan hidup sebagai agenda strategis. (fntv)

Posting Komentar untuk "Di Tengah Rakernas, PDIP Pamerkan Warisan Pemikiran Megawati: Buku Manajemen Risiko Bencana Diluncurkan"