Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Malam-malam, Mendiktisaintek Brian Yuliarto Dipanggil Prabowo, Ada Apa?

JAKARTA, Framing NewsTV Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto mendatangi Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Kamis malam (15/1/2026). Kedatangan Brian berlangsung singkat dan terkesan terburu-buru. Berdasarkan pantauan di lokasi, ia tiba dengan menumpangi sepeda motor patroli BMW dan mengenakan batik berwarna cokelat sebelum langsung masuk ke dalam Istana untuk menemui Presiden Prabowo Subianto.

Brian enggan memberikan keterangan kepada awak media terkait agenda pertemuannya dengan Presiden. Saat dicegat wartawan dan ditanya alasan kedatangannya yang terkesan mendadak hingga harus menggunakan motor, ia hanya melontarkan kalimat singkat. “Maaf ya,” ujar Brian sambil melambaikan tangan, lalu bergegas masuk ke dalam kompleks Istana.

Lanjutan Agenda Presiden Bersama Rektor dan Guru Besar

Kunjungan Brian ke Istana tersebut terjadi hanya beberapa jam setelah ia mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan taklimat bersama sekitar 1.200 rektor dan guru besar perguruan tinggi negeri maupun swasta dari seluruh Indonesia. Pertemuan itu digelar di lingkungan Istana Kepresidenan pada Kamis pagi.

Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya kemandirian nasional di tengah dinamika geopolitik global yang terus berubah. Ia menilai pergeseran geopolitik dunia saat ini berlangsung sangat cepat dan menuntut setiap negara memiliki daya tahan serta kemampuan untuk berdiri di atas kekuatan sendiri.

“Yang pertama adalah tentang kondisi dunia, kondisi geopolitik bahwa saat ini terjadi pergeseran geopolitik yang cukup signifikan, sehingga setiap negara haruslah menjadi negara yang mampu mandiri, mampu survival,” ujar Brian Yuliarto saat menyampaikan kembali arahan Presiden Prabowo dalam jumpa pers di Istana, Kamis (15/1/2026).

Perguruan Tinggi Jadi Lokomotif Sains dan Teknologi

Dalam konteks tersebut, Brian menjelaskan bahwa Presiden Prabowo menaruh harapan besar kepada perguruan tinggi sebagai motor utama penguasaan sains dan teknologi nasional. Menurutnya, posisi Indonesia yang berada di tengah pusaran geopolitik global serta memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia yang unggul.

“Dan ini tentunya sektor penguasaan sains dan teknologi, para perguruan tinggi itu diharapkan menjadi lokomotif,” kata Brian menegaskan.

Ia menambahkan, penguatan kapasitas akademik, riset, dan inovasi di kampus menjadi kunci agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar atau objek kepentingan global, melainkan mampu bersaing dan berdiri sejajar dengan negara-negara maju.

Harapan Presiden terhadap Peran Guru Besar dan Akademisi

Lebih lanjut, Brian menyampaikan bahwa Presiden Prabowo juga menekankan peran strategis para guru besar dan sivitas akademika dalam mencetak sumber daya manusia unggul. Perguruan tinggi, kata dia, diharapkan tidak sekadar menjadi pusat pendidikan formal, tetapi juga pusat penciptaan solusi atas tantangan nasional dan global.

“Bapak Presiden berharap perguruan tinggi benar-benar memainkan peran yang signifikan, mencetak SDM-SDM kita yang unggul,” ujar Brian.

Kedatangan Mendikti Saintek ke Istana pada malam hari tersebut diduga merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Presiden terkait kebijakan strategis pendidikan tinggi, meskipun hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai hasil pertemuan tersebut. (fntv)

Posting Komentar untuk "Malam-malam, Mendiktisaintek Brian Yuliarto Dipanggil Prabowo, Ada Apa?"