Kapal Militer AS Bersiap Sandar di Teluk Aqaba, Israel Tingkatkan Siaga Hadapi Potensi Eskalasi Iran
JAKARTA, Framing NewsTV — Sebuah kapal militer Amerika Serikat dilaporkan bersiap untuk bersandar di Teluk Aqaba, di selatan kota pelabuhan Eilat, Israel. Langkah ini disebut sebagai bagian dari persiapan militer lanjutan di tengah meningkatnya ketegangan kawasan dan kekhawatiran akan potensi eskalasi yang melibatkan Iran.
Penguatan Koordinasi Militer AS–Israel
Penyiar publik Israel, KAN, melaporkan pada Kamis bahwa rencana sandarnya kapal militer Amerika Serikat mencerminkan penguatan koordinasi militer dan keamanan antara Washington dan Tel Aviv. Kerja sama tersebut mencakup peningkatan pengerahan angkatan laut serta kesiapsiagaan defensif dan ofensif di kawasan.
Menurut sumber keamanan Israel yang tidak disebutkan namanya, langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap perkembangan situasi di lapangan yang berpotensi memicu eskalasi konflik lebih luas di Timur Tengah.
“Langkah ini merupakan bagian dari kesiapan menghadapi kemungkinan perubahan situasi yang dapat berkembang dengan cepat,” ujar sumber keamanan kepada KAN.
Israel Pantau Ketat Pergerakan Militer AS
KAN juga melaporkan bahwa lembaga-lembaga keamanan Israel saat ini memantau secara ketat pergerakan militer Amerika Serikat. Penilaian internal menyebutkan bahwa periode mendatang berpotensi diwarnai langkah-langkah penting terkait Iran, yang dapat berdampak signifikan secara regional.
Seiring dengan itu, badan keamanan Israel disebut meningkatkan tingkat kesiapsiagaan menyusul kemungkinan keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk melakukan intervensi terhadap Iran.
Perhatian pada Sistem Peringatan Dini Warga Sipil
Salah satu fokus utama otoritas Israel adalah memastikan sistem peringatan dini bagi warga sipil berfungsi optimal. Langkah ini dinilai krusial apabila Iran melancarkan serangan ke wilayah Israel, baik secara langsung maupun melalui eskalasi regional.
Isu Iran juga menjadi topik utama dalam penilaian keamanan mingguan militer Israel yang digelar Kamis pagi di markas besar militer di Tel Aviv. Pertemuan tersebut dihadiri oleh para komandan senior dan pejabat keamanan tinggi, sebagaimana agenda serupa yang rutin dilakukan dalam beberapa pekan terakhir.
Kunjungan Intelijen Israel dan Saudi ke Washington
Di tengah percepatan penguatan militer Amerika Serikat di Timur Tengah, Channel 12 Israel melaporkan bahwa Kepala Direktorat Intelijen Militer Israel, Mayor Jenderal Shlomi Binder, melakukan kunjungan tertutup ke Washington pada Selasa dan Rabu. Kunjungan tersebut bertujuan membahas isu-isu sensitif, termasuk kemungkinan serangan Israel terhadap Iran.
Lawatan ini disusul kunjungan Menteri Pertahanan Arab Saudi Pangeran Khalid bin Salman ke Washington. Menurut Channel 12, pada Kamis ia menggelar pembicaraan dengan pejabat Amerika Serikat yang turut menyoroti isu Iran dan stabilitas kawasan.
Iran Buka Pintu Negosiasi dengan Syarat
Sementara itu, dari Teheran, Wakil Presiden Pertama Iran Mohammad Reza Aref menyatakan bahwa Iran terbuka untuk bernegosiasi dengan Amerika Serikat. Namun, ia menegaskan pembicaraan hanya dapat dilakukan jika Washington memberikan jaminan bahwa pendekatan diplomatik yang ditempuh bersifat sungguh-sungguh.
“Iran terbuka untuk dialog, tetapi negosiasi hanya mungkin dilakukan jika ada jaminan keseriusan dari pihak Amerika Serikat,” ujar Aref, dikutip dari kantor berita negara Iran, IRNA.
Ketegangan Washington–Teheran Kian Meningkat
Perkembangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington dalam beberapa pekan terakhir. Presiden Trump sebelumnya menyatakan bahwa sebuah “armada besar” Amerika Serikat tengah bergerak menuju Iran, disertai seruan agar Teheran kembali ke meja perundingan.
Pejabat Iran telah memperingatkan bahwa setiap serangan Amerika Serikat akan dibalas dengan respons yang cepat dan menyeluruh. Meski demikian, Teheran menegaskan tetap membuka ruang dialog, selama dilakukan dalam kerangka yang adil, seimbang, dan tanpa paksaan. (fntv)

Posting Komentar untuk "Kapal Militer AS Bersiap Sandar di Teluk Aqaba, Israel Tingkatkan Siaga Hadapi Potensi Eskalasi Iran"