Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Trump Beri Sinyal AS Mau Keluar NATO, Ini Tanggapan Inggris

JAKARTA, Framing NewsTV — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberi sinyal bahwa negaranya dapat keluar dari aliansi militer NATO setelah konflik dengan Iran. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan dengan negara-negara sekutu yang dinilai tidak memberikan dukungan dalam operasi militer tersebut.

Trump Pertimbangkan Keluar dari NATO

Dalam wawancara dengan The Telegraph, Trump secara terbuka menyatakan bahwa keberadaan NATO tidak lagi relevan bagi Amerika Serikat.

“Oh iya, saya akan katakan, sudah tidak perlu dipertimbangkan lagi. Saya tidak pernah terpengaruh NATO,” ujar Trump, dikutip dari CNN, Selasa (31/3).

Ia bahkan meragukan kekuatan aliansi tersebut.

“Saya selalu tahu mereka hanya macan kertas, dan [Presiden Rusia Vladimir] Putin juga tahu itu,” tambahnya.

Kekecewaan terhadap Sekutu

Sinyal keras Trump ini muncul setelah sejumlah negara anggota NATO, termasuk Inggris, menolak permintaan AS untuk membantu operasi militer melawan Iran.

Sebelumnya, Trump meminta sekutu-sekutunya untuk mengerahkan kapal perang atau pasukan ke kawasan Selat Hormuz. Namun, minimnya respons dari negara-negara tersebut memicu kekecewaan di pihak Washington.

Respons Inggris: Utamakan Kepentingan Nasional

Menanggapi pernyataan Trump, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menegaskan bahwa negaranya akan tetap berpegang pada kepentingan nasional.

“Tekanan apapun terhadap saya dan yang lain, betapa pun bisingnya, saya akan bertindak demi kepentingan Inggris dalam keputusan yang saya buat,” kata Starmer, dikutip dari Reuters, Rabu.

Inggris Perkuat Kerja Sama dengan Sekutu

Starmer juga menyoroti dampak konflik terhadap krisis energi global yang dipicu operasi militer di Iran.

Ia menegaskan bahwa Inggris akan memperkuat hubungan dengan negara-negara sekutu, terutama di kawasan Eropa.

“Kami ingin lebih ambisius, kerja sama ekonomi yang lebih erat, kerja sama keamanan yang lebih erat, kemitraan yang mengakui nilai-nilai bersama, kepentingan bersama, dan masa depan bersama kita dengan Uni Eropa,” ujarnya.

Sindiran Trump ke Inggris dan Prancis

Di sisi lain, Trump juga melontarkan kritik terhadap Inggris dan Prancis melalui unggahannya di Truth Social.

Ia menyindir kedua negara tersebut karena tidak memberikan dukungan militer dalam konflik melawan Iran.

Trump bahkan meminta Inggris dan Prancis untuk belajar mengenai perjuangan serta mengambil sumber daya sendiri di kawasan Selat Hormuz.

Ketegangan Transatlantik Meningkat

Pernyataan Trump dan respons dari Inggris mencerminkan meningkatnya ketegangan dalam hubungan transatlantik, terutama terkait peran NATO dalam konflik global.

Sikap berbeda antara Amerika Serikat dan sekutunya menunjukkan adanya pergeseran dinamika geopolitik di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah. (fntv)

Posting Komentar untuk "Trump Beri Sinyal AS Mau Keluar NATO, Ini Tanggapan Inggris"