Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Senator Demokrat Desak Pentagon Selidiki Serangan Sekolah di Iran yang Tewaskan 175 Anak

JAKARTA, Framing NewsTV – Sejumlah senator dari Partai Demokrat di Amerika Serikat mendesak United States Department of Defense atau Pentagon untuk memberikan penjelasan yang jelas serta melakukan penyelidikan independen terkait serangan terhadap sebuah sekolah perempuan di Iran yang dilaporkan menewaskan sedikitnya 175 anak.

Permintaan tersebut muncul setelah laporan mengenai serangan yang terjadi pada 28 Februari di sebuah sekolah dasar di kota Minab, wilayah selatan Iran yang terletak dekat dengan kawasan strategis Teluk Persia.

Para senator menyatakan keprihatinan mendalam atas tragedi tersebut dan menuntut transparansi penuh mengenai bagaimana serangan tersebut dapat terjadi.

Koalisi Senator Demokrat Minta Penjelasan Pentagon

Enam senator Demokrat yang menyampaikan desakan tersebut adalah Brian Schatz, Patty Murray, Jeanne Shaheen, Jack Reed, Mark Warner, serta Chris Coons.

Dalam pernyataan bersama, mereka menyatakan “terkejut” dengan laporan mengenai serangan yang menimpa sekolah tersebut.

Menurut para senator, serangan terhadap fasilitas pendidikan yang dipenuhi anak-anak merupakan tindakan yang sangat mengkhawatirkan dan harus diselidiki secara menyeluruh.

“Pembunuhan terhadap anak-anak sekolah adalah hal yang mengerikan dan tidak dapat diterima dalam keadaan apa pun,” kata para anggota parlemen tersebut dalam pernyataan resmi.

Desakan Penyelidikan Independen

Para senator menegaskan bahwa militer Amerika Serikat beroperasi di bawah aturan keterlibatan yang ketat yang dirancang untuk memastikan standar profesionalisme dan perlindungan terhadap warga sipil.

Karena itu, mereka meminta agar insiden tersebut diselidiki secara menyeluruh, transparan, dan tidak memihak.

Menurut mereka, setiap kemungkinan kesalahan operasional atau keputusan kebijakan yang mungkin berkontribusi terhadap tragedi tersebut harus diungkap secara terbuka kepada publik.

Desakan ini juga mencerminkan meningkatnya perhatian dari anggota Kongres terhadap dampak kemanusiaan dari operasi militer di luar negeri.

Pernyataan Menteri Pertahanan Jadi Sorotan

Dalam surat dan pernyataan publik mereka, para senator juga menyinggung komentar yang sebelumnya disampaikan oleh Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth.

Hegseth sebelumnya menyatakan bahwa operasi militer Amerika di Iran tidak akan mengikuti apa yang ia sebut sebagai “aturan keterlibatan yang bodoh”.

Pernyataan tersebut memicu kekhawatiran di kalangan sejumlah anggota parlemen yang menilai bahwa retorika semacam itu dapat menciptakan persepsi bahwa standar perlindungan sipil tidak diprioritaskan dalam operasi militer.

Para senator meminta agar Pentagon memastikan investigasi yang sedang berlangsung mencakup evaluasi terhadap kemungkinan dampak kebijakan tersebut terhadap operasi militer di lapangan.

Investigasi Media Soroti Dugaan Penggunaan Rudal Tomahawk

Sementara itu, penyelidikan terpisah yang dilakukan oleh berbagai media internasional juga mulai menyoroti kemungkinan asal serangan tersebut.

Investigasi yang dilakukan oleh The New York Times menggunakan citra satelit, rekaman video yang telah diverifikasi, serta analisis unggahan media sosial untuk merekonstruksi kejadian.

Hasil analisis tersebut menyimpulkan bahwa sekolah di Minab kemungkinan terkena dua serangan presisi yang menggunakan rudal jelajah jenis Tomahawk.

Rudal Tomahawk dikenal sebagai salah satu sistem persenjataan presisi jarak jauh yang secara luas digunakan oleh militer Amerika Serikat dalam berbagai operasi militer.

Analisis Forensik dan Bukti Visual

Menurut laporan investigasi tersebut, rekaman video dari lokasi kejadian memperlihatkan objek proyektil yang memiliki karakteristik serupa dengan rudal Tomahawk.

Selain itu, citra satelit yang dianalisis menunjukkan pola kerusakan pada bangunan sekolah yang konsisten dengan dampak serangan presisi dari rudal jelajah.

Analisis tersebut juga menyebut bahwa jenis amunisi yang terlihat dalam rekaman merupakan persenjataan yang dalam konteks konflik ini diketahui digunakan oleh angkatan bersenjata Amerika Serikat.

Namun demikian, pihak Pentagon belum memberikan pernyataan resmi yang secara langsung mengonfirmasi temuan tersebut.

Tekanan Politik Meningkat di Washington

Desakan dari para senator Demokrat menunjukkan bahwa tekanan politik terhadap pemerintah Amerika Serikat terkait operasi militer di Iran semakin meningkat.

Sejumlah anggota Kongres menilai bahwa transparansi mengenai operasi militer sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik serta memastikan bahwa hukum humaniter internasional tetap dihormati.

Kasus serangan terhadap sekolah di Minab kini menjadi salah satu fokus utama perhatian publik dan media internasional, terutama karena jumlah korban yang sangat besar serta fakta bahwa mayoritas korban merupakan anak-anak.

Perkembangan penyelidikan terhadap insiden ini diperkirakan akan terus menjadi sorotan di Washington dalam beberapa waktu ke depan, seiring tuntutan agar Pentagon memberikan penjelasan yang jelas mengenai bagaimana tragedi tersebut dapat terjadi. (fntv)

Sumber: Kantor Berita Tasnim News Agency

Posting Komentar untuk "Senator Demokrat Desak Pentagon Selidiki Serangan Sekolah di Iran yang Tewaskan 175 Anak"