Megawati Kirim Surat Duka ke Pemerintah Iran atas Wafatnya Ayatollah Ali Khamenei
JAKARTA, Framing NewsTV – Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri mengirimkan surat duka cita kepada Pemerintah Iran atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang meninggal dunia dalam serangan militer Amerika Serikat dan Israel. Surat tersebut diantarkan langsung ke Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta, Selasa (3/3) sore.
Surat duka itu disampaikan oleh Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah, serta diterima langsung oleh Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi.
Sikap Politik Berdasarkan Pancasila
Hasto menyatakan bahwa sikap yang diambil Megawati mencerminkan komitmen ideologis PDI Perjuangan dalam menjalankan nilai-nilai Pancasila, baik di tingkat nasional maupun global.
“PDI Perjuangan berpikir, bersikap dan bertindak dengan menjalankan ideologi Pancasila baik bagi rakyat Indonesia maupun dunia. Sikap itulah yang disampaikan Ibu Megawati Soekarnoputri ketika menyampaikan surat duka cita atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei,” kata Hasto dalam keterangannya.
Ia juga menegaskan bahwa prinsip kemerdekaan sebagai hak segala bangsa menjadi fondasi politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. “Pembukaan UUD 1945 menegaskan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Sikap itulah yang menjadi doktrin Politik LN bebas aktif,” ujarnya.
Isi Surat: Simpati dan Solidaritas
Dalam suratnya, Megawati menyampaikan rasa terkejut dan duka mendalam atas wafatnya Khamenei. Ia menyebut almarhum sebagai ulama sekaligus negarawan yang konsisten dalam garis perjuangan membela kedaulatan negaranya.
“Atas nama pribadi dan keluarga besar Bung Karno serta mewakili bangsa dan rakyat Indonesia yang mencintai perdamaian, keadilan dan kedaulatan negara merdeka, saya menyampaikan simpati dan solidaritas kami yang tulus bagi keluarga, pemerintah, dan seluruh rakyat Iran,” tulis Megawati.
Megawati juga mengenang kepemimpinan Khamenei selama lebih dari tiga dekade di tengah tekanan geopolitik, sanksi ekonomi, dan ancaman militer. Dalam pandangannya, Khamenei berupaya memadukan iman keagamaan, keadilan sosial, dan sikap anti-imperialisme dalam satu garis perjuangan yang konsisten.
Kedekatan Historis Indonesia–Iran
Megawati turut menyinggung kedekatan pemikiran antara Khamenei dan Presiden pertama RI, Soekarno. Ia menyebut berbagai kesaksian menunjukkan bahwa sejak muda Khamenei mengagumi Bung Karno dan menjadikan pengalaman Indonesia, termasuk Pancasila dan semangat Konferensi Asia-Afrika, sebagai referensi dalam merumuskan sintesis antara agama, kebangsaan, dan keadilan sosial di Iran.
Sebagai putri Bung Karno, Megawati mengaku merasakan ikatan historis dan ideologis antara rakyat Indonesia dan Iran, yang terjalin melalui semangat anti-kolonialisme dan solidaritas dunia ketiga.
Ia juga mengenang kunjungan resminya ke Teheran pada 2004 saat menghadiri Konferensi D-8, di mana dirinya sempat bertemu langsung dengan Ayatollah Ali Khamenei.
Seruan Dialog dan Penolakan Agresi Militer
Dalam bagian akhir suratnya, Megawati menegaskan bahwa Indonesia berdiri bersama rakyat Iran dalam menolak segala bentuk agresi militer sepihak yang melanggar kedaulatan negara.
“Pada kesempatan ini, saya perlu menegaskan kembali bahwa bangsa Indonesia berdiri bersama rakyat Iran dalam menolak dan mengecam keras segala bentuk agresi militer sepihak yang melanggar kedaulatan negara dan membahayakan perdamaian kawasan maupun dunia,” tulisnya.
Ia menambahkan bahwa penyelesaian konflik harus ditempuh melalui dialog, perundingan yang adil, serta penghormatan terhadap hukum internasional, bukan melalui kekerasan dan penggunaan kekuatan bersenjata.
Megawati menutup suratnya dengan doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan dan rakyat Iran diberi kekuatan dalam menghadapi masa sulit, seraya berharap persahabatan Indonesia dan Iran tetap terpelihara di masa mendatang. (fntv)

Posting Komentar untuk "Megawati Kirim Surat Duka ke Pemerintah Iran atas Wafatnya Ayatollah Ali Khamenei"