Wapres Gibran Temui Forkopimda dan Tokoh Adat Papua Pegunungan
JAKARTA, Framing NewsTV — Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya di Wamena, Papua Pegunungan, dengan bersilaturahmi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jayawijaya, para tokoh adat, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Pertemuan yang digelar di Rumah Makan Blambangan, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, pada Selasa (13/01/2025) ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Silaturahmi tersebut digelar usai Wapres bermain sepak bola bersama anak-anak Sekolah Sepak Bola (SSB) di Stadion Lapangan Pendidikan Itlayikinia. Agenda ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat komunikasi langsung dengan para pemangku kepentingan daerah guna menyukseskan pembangunan di Papua Pegunungan.
Dialog Terbuka untuk Menjaga Stabilitas Daerah
Dalam pertemuan tersebut, Wapres Gibran menegaskan pentingnya dialog terbuka antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta tokoh masyarakat sebagai fondasi menjaga stabilitas dan harmoni sosial. Menurutnya, komunikasi yang intensif dan setara menjadi kunci untuk merawat persatuan di tengah keberagaman Papua Pegunungan.
“Melalui dialog langsung seperti ini, pemerintah bisa mendengar aspirasi masyarakat secara utuh. Ini penting agar kebijakan yang diambil benar-benar responsif dan berkeadilan,” ujar Wapres Gibran dalam pertemuan tersebut, sebagaimana disampaikan kepada awak media di Wamena, Selasa (13/01/2025).
Wapres juga menekankan bahwa pembangunan tidak hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga membangun kepercayaan, rasa aman, serta kebersamaan antarwarga.
Sejalan dengan Arahan Presiden Prabowo
Silaturahmi ini sejalan dengan penekanan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya persatuan dan kolaborasi lintas sektor dalam menjaga ketertiban dan mempercepat pembangunan daerah. Pemerintah pusat mendorong seluruh unsur di daerah untuk berjalan seiring dalam menciptakan situasi yang kondusif, khususnya di wilayah Papua Pegunungan.
“Kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat sangat menentukan keberhasilan pembangunan. Tanpa persatuan, program sebaik apa pun tidak akan berjalan optimal,” kata Presiden Prabowo dalam berbagai kesempatan, sebagaimana kerap disampaikan dalam arahannya terkait Papua.
Sinergi Pusat dan Daerah Jadi Kunci
Pertemuan ini dipandang strategis untuk menyatukan langkah antara pemerintah pusat dan daerah. Wapres memastikan bahwa aspirasi lokal, dinamika sosial, serta tantangan keamanan yang dihadapi masyarakat Papua Pegunungan menjadi perhatian serius pemerintah pusat.
Gubernur Papua Pegunungan, Jhon Tabo, menyambut baik kehadiran Wapres dan menilai pertemuan tersebut sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah pusat terhadap kondisi daerah.
“Kami mengapresiasi kehadiran Bapak Wakil Presiden. Ini menjadi penguat semangat bagi kami di daerah untuk terus menjaga persatuan dan mendorong pembangunan yang berpihak pada masyarakat,” ujar Jhon Tabo di sela pertemuan.
Dihadiri Lengkap Unsur Forkopimda dan Aparat Keamanan
Pertemuan sekaligus santap malam tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di Papua Pegunungan. Hadir Gubernur Papua Pegunungan Jhon Tabo beserta Ibu Anggieta Lestari, Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim, Kapolda Papua Irjen Pol Petrus Patrige, Bupati Jayawijaya Atenius Murip, Bupati Mamberamo Tengah Yonas Kenelak, Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom, Bupati Tolikara Willem Wandik, serta Ketua DPR Papua Pegunungan Yos Elopere.
Turut hadir pula Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya Sunandar Pramono, yang menegaskan komitmen aparat penegak hukum dalam mendukung stabilitas dan kepastian hukum di Papua Pegunungan.
Peran Strategis Tokoh Adat dan Agama
Selain unsur pemerintah dan aparat keamanan, pertemuan ini juga dihadiri para tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh pemuda. Di antaranya Ketua PGGP Pdt. Ari Mabel, Pdt. Luthur, Ketua KNPI Kalvin Penggu, Ketua LMA Hontalima Herman Doga, serta tokoh masyarakat Kodim Kogoya.
Ketua LMA Hontalima, Herman Doga, menilai pertemuan tersebut sebagai momentum penting untuk memperkuat peran tokoh adat dalam menjaga kedamaian.
“Kami sebagai tokoh adat siap mendukung pemerintah selama pembangunan dilakukan dengan menghormati nilai-nilai lokal dan kearifan masyarakat Papua Pegunungan,” ujarnya.
Komitmen Bersama Menjaga Papua Pegunungan
Kehadiran lintas unsur dalam pertemuan tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta mendukung agenda pembangunan nasional di Papua Pegunungan. Pemerintah berharap sinergi ini mampu menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif sehingga program pembangunan dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Silaturahmi Wapres Gibran dengan Forkopimda dan tokoh adat ini menegaskan bahwa pendekatan dialogis dan inklusif menjadi strategi utama pemerintah dalam merawat persatuan dan mempercepat pembangunan di Papua Pegunungan. (fntv)

Posting Komentar untuk "Wapres Gibran Temui Forkopimda dan Tokoh Adat Papua Pegunungan"