Wapres Gibran Kunjungi Ponpes Cipasung, Dorong Santri Kuasai AI dan Robotika untuk Hadapi Era Digital
JAKARTA, Framing NewsTV — Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menegaskan komitmen pemerintah menjadikan pesantren sebagai bagian integral dari ekosistem pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul. Hal itu disampaikan saat kunjungan kerja ke Pondok Pesantren (Ponpes) Cipasung, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (20/01/2026). Dalam kesempatan tersebut, Wapres mendorong santri untuk menguasai teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan robotika agar mampu bersaing di tengah akselerasi transformasi digital.
Pesantren Punya Posisi Strategis Bangun SDM Unggul
Wapres menilai pesantren memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya kuat secara moral dan spiritual, tetapi juga kompeten menghadapi tantangan zaman. Menurutnya, penguatan karakter harus berjalan beriringan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Saya yakin santri itu akhlaknya baik dan ngajinya pintar. Tapi harus diikuti juga dengan ilmu yang adaptif, inovatif, dan mengikuti perkembangan zaman. Santri harus terus didorong untuk berinovasi,” ujar Wapres Gibran dalam sambutannya di Ponpes Cipasung, Selasa (20/01/2026).
Arah Pembangunan SDM Sejalan Instruksi Presiden
Wapres menjelaskan, dorongan terhadap penguasaan teknologi di lingkungan pendidikan pesantren sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan peningkatan kualitas SDM sebagai prioritas pembangunan nasional. Pemerintah, kata dia, terus memperkuat investasi di sektor pendidikan dari hulu hingga hilir.
“Sesuai instruksi Pak Presiden, investasi di SDM terus kita tingkatkan. Sekolah rakyat, sekolah Garuda, pelajaran coding, AI, bahkan fakultas AI di kampus sudah mulai berkembang. Dan tak terkecuali santri, mereka juga harus mengikuti perkembangan zaman,” lanjut Wapres.
Ponpes Cipasung dan Tradisi Keterbukaan Ilmu
Ponpes Cipasung yang berdiri sejak 1931 atas prakarsa KH Ruhiat dikenal sebagai pesantren yang terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Hingga kini, lembaga pendidikan ini mengelola jenjang pendidikan yang lengkap, mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi.
Beberapa institusi pendidikan yang berada di bawah naungan Cipasung antara lain Universitas Islam KH Ruhiat Cipasung (UNIK), Universitas Cipasung (UNCIP), Sekolah Tinggi Teknologi Cipasung (STTC), serta program pascasarjana. Ekosistem pendidikan tersebut menjadi modal kuat bagi pesantren untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi mutakhir.
Kolaborasi Teknologi: AI dan Robotika untuk Santri
Sebagai bagian dari transformasi digital, Ponpes Cipasung menjalin kerja sama dengan Microsoft dalam pelatihan AI serta Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) untuk pengembangan robotika. Program ini menyasar santri dari berbagai jenjang pendidikan agar memiliki keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Menurut pengelola pesantren, kolaborasi tersebut bertujuan membekali santri dengan kompetensi teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi fondasi pendidikan pesantren.
Apresiasi Karya Inovatif Santri
Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran juga menyaksikan langsung presentasi karya santri di bidang AI dan robotika. Beragam inovasi yang ditampilkan menunjukkan bahwa pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga berkembang sebagai pusat inovasi teknologi.
Wapres mengapresiasi semangat dan kreativitas para santri, seraya menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendukung upaya-upaya penguatan kapasitas teknologi di lingkungan pesantren agar lulusan pesantren mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional di era digital. (fntv)

Posting Komentar untuk "Wapres Gibran Kunjungi Ponpes Cipasung, Dorong Santri Kuasai AI dan Robotika untuk Hadapi Era Digital"