Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Prabowo Janji Buka Kampus Kedokteran dan Teknik Gratis untuk Anak Indonesia

JAKARTA, Framing NewsTV – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan komitmennya untuk membuka kampus-kampus kedokteran dan teknik gratis di berbagai wilayah Indonesia dalam waktu dekat. Kebijakan ini ditujukan untuk memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus menjawab kebutuhan nasional akan tenaga profesional, khususnya dokter dan insinyur.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan 166 titik Sekolah Rakyat di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin, 12 Januari 2026. Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia menjadi prioritas utama pemerintahannya.

“Dan saya akan buktikan kepada seluruh rakyat Indonesia, dalam waktu dekat kita akan buka kampus-kampus kedokteran,” ujar Presiden Prabowo, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (12/01/2026).

Kampus Gratis, Dibiayai Negara

Prabowo menjelaskan bahwa kampus-kampus kedokteran dan teknik yang akan dibuka tersebut tidak memungut biaya pendidikan. Seluruh pembiayaan akan ditanggung oleh negara agar anak-anak Indonesia, tanpa memandang latar belakang ekonomi, dapat mengenyam pendidikan tinggi berkualitas.

“Dan di kampus kedokteran ini, dan rencana saya kampus-kampus kedokteran, kampus-kampus teknik dan yang sebagainya nanti dibuka untuk semua anak-anak Indonesia dan mereka tidak boleh bayar, dibayar oleh negara,” tegas Prabowo.

Menurutnya, negara memiliki kewajiban konstitusional untuk memastikan setiap warga negara mendapatkan kesempatan yang adil dalam pendidikan, terutama di bidang-bidang strategis yang menyangkut hajat hidup orang banyak.

Jawaban atas Kekurangan Dokter Nasional

Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa salah satu alasan utama pembukaan kampus kedokteran baru adalah kekurangan dokter di Indonesia yang mencapai ratusan ribu orang. Kondisi tersebut dinilai berbanding terbalik dengan tingginya kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas.

Ia menilai, persoalan kekurangan tenaga medis tidak dapat diselesaikan hanya dengan wacana atau perdebatan, melainkan harus dijawab melalui kebijakan konkret.

“Tidak bisa hanya dengan bicara, dengan memfitnah, menghardik, mengejek, tidak bisa. Kita harus buka sekolah-sekolah, kampus-kampus yang banyak,” ujar Prabowo.

Langkah ini, lanjutnya, merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk memperkuat sistem kesehatan nasional sekaligus meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia.

Pendidikan sebagai Jalan Mobilitas Sosial

Dalam pidatonya, Prabowo juga menekankan bahwa kebijakan pendidikan gratis ini didorong oleh cita-citanya untuk memutus rantai kemiskinan struktural. Ia ingin memastikan bahwa anak-anak dari keluarga kurang mampu memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

“Saya ingin anaknya tukang pemulung bisa jadi insinyur, bisa jadi dokter, bisa jadi pengusaha, bisa jadi jenderal. Itu cita-cita saya saudara-saudara,” kata Prabowo dengan nada penuh keyakinan.

Menurut Presiden, pendidikan adalah instrumen paling efektif untuk menciptakan keadilan sosial dan membangun Indonesia yang kuat, mandiri, serta berdaulat.

Sinkron dengan Program Sekolah Rakyat

Rencana pembukaan kampus gratis ini juga dinilai selaras dengan program Sekolah Rakyat, yang sebelumnya diresmikan Prabowo sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Pemerintah berharap, lulusan Sekolah Rakyat dapat melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi tanpa terkendala biaya.

Dengan kebijakan tersebut, pemerintah menargetkan terciptanya generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan dan semangat pengabdian kepada negara. (fntv)

Posting Komentar untuk "Prabowo Janji Buka Kampus Kedokteran dan Teknik Gratis untuk Anak Indonesia"