Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Prabowo Bantah Isu Perpecahan Kabinet: Kompak dan Solid dengan Teamwork yang Luar Biasa

JAKARTA, Framing NewsTV - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto membantah tegas isu yang menyebut adanya perpecahan di internal Kabinet Merah Putih. Prabowo menegaskan bahwa jajaran menteri dan pembantunya bekerja secara solid, kompak, dan menunjukkan kerja sama tim yang sangat kuat dalam menjalankan roda pemerintahan.

Penegasan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan pidato dalam acara Peresmian 166 Sekolah Rakyat yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (12/1/2026). Pernyataan itu merespons berbagai isu dan analisis di media sosial yang mengklaim terjadi keretakan di lingkaran pemerintahan.

“Saya merasa kerja keras, kompak, teamwork yang luar biasa, sehingga kita mencapai keberhasilan demi keberhasilan,” ujar Prabowo, dikutip dari siaran YouTube Sekretariat Presiden, Senin (12/1/2026).

Dengan nada santai dan disertai senyum, Prabowo mengaku mengikuti isu yang berkembang di media sosial terkait dugaan perpecahan kabinetnya. Ia bahkan menyebut narasi tersebut sebagai sesuatu yang menarik untuk dicermati.

“Di sosmed menganalisa ‘terjadi sesuatu perpecahan di antara lingkungannya Prabowo’, seru. Saya sendiri tertarik, dari mana ini,” kata Prabowo sambil berkelakar.

Namun demikian, Kepala Negara dengan tegas membantah isu tersebut. Menurutnya, tidak ada perpecahan di internal Kabinet Merah Putih, melainkan kerja sama yang semakin solid dari waktu ke waktu.

“Tapi enggak,” sambung Prabowo menegaskan.

Prabowo menuturkan bahwa dalam kurun waktu lebih dari 1 tahun pemerintahannya, Kabinet Merah Putih telah mencatat sejumlah capaian penting. Salah satu pencapaian yang disorot adalah keberhasilan Indonesia mencapai swasembada beras pada akhir 2025, meskipun dihadapkan pada tantangan perubahan iklim dan cuaca yang tidak menentu.

“Kita berhasil produksi beras tertinggi sepanjang sejarah RI dan beras kita di gudang jadi yang tertinggi dalam sejarah,” ujar Prabowo.

Selain sektor pangan, Prabowo juga menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam menghapus kemiskinan ekstrem di Indonesia. Ia menyebut program Sekolah Rakyat sebagai salah satu instrumen utama untuk memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Menurut Prabowo, pengentasan kemiskinan ekstrem merupakan cita-cita besar yang ingin diwujudkannya sebelum mengakhiri masa jabatan sebagai presiden pada 2029.

“Cita-cita saya, di akhir masa jabatan saya tahun 2029 bahwa mereka yang berada di kemiskinan ekstrem desil 1 dan 2, bisa kita ubah nasibnya. Kita bisa hilangkan kemiskinan ekstrem di Indonesia,” tegas Prabowo.

Pernyataan Presiden tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa stabilitas internal kabinet tetap terjaga dan fokus utama pemerintah saat ini adalah melanjutkan agenda pembangunan, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan. (fntv)

Posting Komentar untuk "Prabowo Bantah Isu Perpecahan Kabinet: Kompak dan Solid dengan Teamwork yang Luar Biasa"