Gelombang 91 Operasi Janji Sejati 4: IRGC Menyerang Jantung Kota Tel Aviv dan Haifa
JAKARTA, Framing NewsTV — Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan peluncuran gelombang ke-91 dalam Operasi Janji Sejati 4, yang dilakukan bersamaan dengan serangan rudal oleh Angkatan Bersenjata Yaman ke wilayah terdalam Israel.
Dalam pernyataannya pada Kamis, IRGC menyebut serangan tersebut menyasar pusat kota Tel Aviv dan Haifa, yang mengakibatkan jutaan warga sipil berlindung di bawah tanah.
IRGC menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan bagian dari operasi militer besar yang masih berlangsung.
“Gelombang ke-91 dari Operasi True Promise 4 telah menghantam jantung kota Tel Aviv dan Haifa,” demikian pernyataan resmi IRGC.
Mereka juga mengklaim sekitar lima juta warga Israel terpaksa mencari perlindungan akibat intensitas serangan tersebut.
Dalam keterangan yang sama, disebutkan bahwa Angkatan Bersenjata Yaman turut melancarkan serangan ke wilayah selatan Israel, termasuk Dimona. IRGC menggambarkan situasi di lapangan sebagai kacau, dengan ledakan yang terjadi secara terus-menerus sehingga membingungkan petugas tanggap darurat.
Sementara itu, media Israel, Kan Channel, dikutip menyatakan bahwa “sebuah rudal balistik Iran dengan hulu ledak seberat beberapa ratus kilogram menyebabkan kerusakan signifikan di beberapa lokasi.”
IRGC menambahkan bahwa rincian lanjutan mengenai operasi ini akan diumumkan dalam beberapa jam berikutnya seiring perkembangan di medan konflik.
Di sisi lain, Angkatan Bersenjata Yaman juga mengonfirmasi keterlibatan mereka dalam operasi tersebut. Dalam pernyataannya, mereka menyebut telah meluncurkan sejumlah rudal balistik ke target strategis di wilayah Tel Aviv.
“Operasi ini dilakukan berkoordinasi dengan Iran dan Hizbullah dan berhasil mencapai tujuannya,” demikian pernyataan resmi mereka.
Lebih lanjut, pihak Yaman menegaskan bahwa keterlibatan militernya akan terus berlanjut.
“Intervensi militer Yaman dalam pertempuran penting dan luar biasa ini bersifat bertahap… dan tidak akan berhenti pada tingkat ini,” tegas pernyataan tersebut.
Mereka juga memuji kelompok sekutu di Lebanon, Irak, Iran, dan Palestina atas peran mereka dalam menghadapi apa yang disebut sebagai agenda Barat-Israel di kawasan Timur Tengah.
Sebelumnya, pada gelombang ke-90 Operasi Janji Sejati 4, IRGC dilaporkan telah melancarkan serangan besar-besaran menggunakan rudal dan drone ke sejumlah target industri dan militer yang terkait dengan Amerika Serikat di kawasan Teluk.
Operasi tersebut disebut sebagai respons atas serangan AS terhadap industri baja Iran yang menimbulkan korban jiwa.
Dalam pernyataan resminya, IRGC menyebut serangan tersebut menyasar fasilitas baja dan aluminium milik AS di Abu Dhabi dan Bahrain, serta lokasi yang berkaitan dengan perusahaan pertahanan Israel Rafael dan posisi pasukan AS di sekitar Manama.
“Bagian-bagian penting dari target telah dihancurkan,” klaim IRGC, yang juga melaporkan adanya korban di pihak militer AS.
Serangan tersebut disebut menyebabkan kerusakan signifikan pada fasilitas industri dan memicu evakuasi darurat selama beberapa jam. IRGC juga mengungkapkan bahwa serangan lanjutan menargetkan sejumlah pangkalan udara Israel seperti Tel Nof, Palmachim, dan Bandara Ben Gurion, serta wilayah lain termasuk Eilat dan al-Naqab.
Selain itu, IRGC mengklaim telah menghancurkan sistem radar peringatan dini di Pangkalan Udara Al-Dhafra di Uni Emirat Arab serta menargetkan pangkalan militer lain di Kuwait dan Arab Saudi.
Dalam operasi ini, mereka menggunakan rudal balistik dengan hulu ledak berat serta drone serang satu arah sebagai bagian dari strategi serangan terpadu.(fntv)

Posting Komentar untuk "Gelombang 91 Operasi Janji Sejati 4: IRGC Menyerang Jantung Kota Tel Aviv dan Haifa"