Ali Khamenei Akan Dimakamkan di Kota Suci Mashhad, Iran Siapkan Upacara Perpisahan Besar
JAKARTA, Framing NewsTV – Jenazah mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei akan segera dimakamkan di kota suci Mashhad setelah gugur dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel di Teheran pada Sabtu (28/2). Pemerintah Iran telah menetapkan lokasi pemakaman di kompleks makam Imam Reza, tempat ayah Khamenei juga dimakamkan.
Keputusan tersebut dilaporkan kantor berita Iran, Fars, sebagaimana dikutip AFP pada Rabu (4/3/2026). Otoritas Iran menyatakan bahwa sebelum prosesi pemakaman berlangsung, akan digelar “upacara perpisahan besar” di Teheran sebagai bentuk penghormatan nasional kepada tokoh yang telah memimpin Republik Islam Iran selama lebih dari tiga dekade.
Mashhad, Kota Suci Umat Syiah
Mashhad merupakan kota terbesar kedua di Iran dan dikenal luas sebagai “Kota Suci”. Julukan ini melekat karena di kota tersebut berdiri Kompleks Suci Imam Reza, yang menjadi lokasi makam Imam Reza, Imam kedelapan dalam tradisi Syiah Dua Belas Imam.
Kompleks suci itu merupakan salah satu situs ziarah paling penting bagi umat Muslim Syiah di dunia. Setiap tahun, jutaan peziarah dari dalam dan luar negeri mendatangi Mashhad untuk berdoa di kompleks tersebut. Dengan dimakamkannya Khamenei di lokasi ini, simbolisme religius dan politiknya dinilai sangat kuat, mengingat kedudukan Imam Reza dalam teologi Syiah.
Upacara Perpisahan di Teheran
Sebelum diberangkatkan ke Mashhad, jenazah Khamenei akan disemayamkan dalam sebuah upacara penghormatan besar di Teheran. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Garda Revolusi Iran melalui akun Telegram resmi mereka.
Upacara tersebut diperkirakan akan dihadiri oleh pejabat tinggi negara, tokoh agama, serta ribuan warga Iran. Namun hingga saat ini, pemerintah belum mengumumkan tanggal pasti pemakaman. Otoritas menyebut jadwal resmi akan segera dirilis setelah seluruh persiapan keamanan dan protokoler selesai.
Transisi Kekuasaan Sementara
Pasca wafatnya Khamenei, Iran memasuki fase transisi politik. Kekuasaan sementara kini dipegang oleh dewan beranggotakan tiga orang hingga Majelis Pakar memilih pemimpin tertinggi yang baru.
Dewan sementara tersebut terdiri dari presiden Iran, kepala lembaga peradilan, serta seorang ahli hukum dari Dewan Penjaga — lembaga yang bertugas mengawasi legislasi dan menyaring kandidat dalam pemilu.
Majelis Pakar sendiri merupakan badan beranggotakan 88 ulama yang memiliki kewenangan konstitusional untuk menunjuk atau memberhentikan Pemimpin Tertinggi Iran. Namun, proses internal majelis kini menghadapi tantangan keamanan serius.
Gedung Majelis Pakar Diserang
Media Iran melaporkan bahwa gedung yang menampung Majelis Pakar di kota suci Qom, selatan Teheran, terkena serangan pada Selasa (3/3). Serangan tersebut disebut merupakan bagian dari rangkaian operasi militer AS-Israel. Sehari sebelumnya, markas utama lembaga itu di Teheran juga dilaporkan menjadi sasaran.
Menurut laporan Fars yang mengutip pejabat terkait, demi alasan keamanan, pertemuan terakhir Majelis Pakar untuk membahas suksesi kepemimpinan kemungkinan akan ditunda hingga setelah pemakaman Khamenei selesai dilaksanakan.
Situasi ini menambah kompleksitas proses transisi kekuasaan di tengah ketegangan geopolitik yang belum mereda. Stabilitas politik domestik Iran kini menjadi perhatian utama, baik bagi masyarakat dalam negeri maupun komunitas internasional.
Dengan penetapan Mashhad sebagai lokasi peristirahatan terakhir Khamenei serta digelarnya upacara perpisahan nasional, Iran bersiap memasuki babak baru sejarah politiknya di tengah tekanan konflik regional yang terus berlangsung. (fntv)

Posting Komentar untuk "Ali Khamenei Akan Dimakamkan di Kota Suci Mashhad, Iran Siapkan Upacara Perpisahan Besar"