Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ribuan Warga Australia Turun ke Jalan Tolak Kedatangan Presiden Israel

JAKARTA, Framing NewsTV — Ribuan orang turun ke jalan di sejumlah kota besar Australia pada Senin (9/2/2026) waktu setempat untuk memprotes kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog. Aksi demonstrasi ini digelar sebagai bentuk penolakan terhadap kehadiran Herzog yang dinilai sebagian warga Australia memiliki keterkaitan moral dan politik dengan konflik berkepanjangan di Jalur Gaza.

Gelombang protes muncul bertepatan dengan agenda kunjungan Herzog ke Australia yang bertujuan menyatakan solidaritas kepada komunitas Yahudi setempat menyusul tragedi penembakan massal di Pantai Bondi pada Desember lalu.

Latar Belakang Kunjungan Isaac Herzog ke Australia

Presiden Israel Isaac Herzog dijadwalkan mengunjungi beberapa kota di Australia setelah menerima undangan resmi dari Perdana Menteri Australia Anthony Albanese. Undangan tersebut disampaikan pasca penembakan massal saat perayaan festival Hanukkah di Pantai Bondi pada 14 Desember 2025.

Insiden penembakan itu menewaskan sedikitnya 15 orang dan mengguncang publik Australia. Herzog disebut akan menghadiri sejumlah agenda, termasuk pertemuan dengan komunitas Yahudi Australia serta keluarga korban penembakan.

Gelombang Protes di Berbagai Kota

Namun, kedatangan Herzog justru memicu kemarahan kelompok masyarakat tertentu. Seperti dilaporkan Reuters, kelompok-kelompok pro-Palestina menggelar aksi demonstrasi serentak di berbagai wilayah Australia pada Senin malam waktu setempat.

Di Sydney, ribuan demonstran memadati sebuah alun-alun di kawasan pusat bisnis kota. Massa aksi membawa poster, mengibarkan bendera Palestina, serta meneriakkan slogan-slogan solidaritas untuk warga Palestina.

Suara Demonstran: Kritik terhadap Pemerintah Australia

Salah satu demonstran, Jackson Elliott (30), warga Sydney, menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap pemerintah Australia yang dinilai tidak adil dalam menyikapi konflik di Timur Tengah.

“Pembantaian Bondi memang sangat mengerikan, tetapi dari kepemimpinan Australia tidak ada pengakuan terhadap penderitaan rakyat Palestina dan warga Gaza,” ujar Jackson Elliott kepada wartawan.

Ia juga menuding Isaac Herzog menghindari pertanggungjawaban moral atas konflik yang terjadi.

“Herzog menghindari semua pertanyaan tentang pendudukan dan mengatakan bahwa kunjungan ini hanya soal hubungan Australia dan Israel. Tapi dia terlibat,” tegasnya.

Pengamanan Ketat Selama Aksi Protes

Aksi demonstrasi di Sydney berlangsung dengan pengamanan ketat. Aparat kepolisian mengerahkan personel dalam jumlah besar untuk menjaga ketertiban dan mengantisipasi potensi kericuhan.

Sebuah helikopter kepolisian tampak berputar-putar di atas lokasi aksi, sementara polisi berkuda melakukan patroli di sekitar pusat kota. Otoritas setempat menyebut sekitar 3.000 personel kepolisian dikerahkan di seluruh wilayah Sydney selama kunjungan Herzog.

Agenda Herzog: Ziarah dan Pertemuan dengan Korban

Di hari pertama kunjungannya, Isaac Herzog mendatangi Pantai Bondi untuk meletakkan karangan bunga di memorial korban penembakan massal. Ia juga bertemu langsung dengan para penyintas serta keluarga dari 15 korban tewas.

Kunjungan tersebut disebut sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap komunitas Yahudi Australia yang tengah berduka akibat tragedi tersebut.

Dukungan dari Komunitas Yahudi Australia

Ketua Eksekutif Bersama Dewan Eksekutif Komunitas Yahudi Australia, Alex Ryvchin, menyambut positif kehadiran Herzog. Dalam pernyataan resminya, ia mengatakan bahwa kunjungan tersebut memiliki makna emosional yang penting.

“Kunjungan Presiden Herzog akan mengangkat semangat komunitas yang sedang berduka dan menunjukkan bahwa mereka tidak sendirian,” ujar Alex Ryvchin.

Penolakan Datang dari Sebagian Komunitas Yahudi

Meski demikian, tidak semua komunitas Yahudi di Australia mendukung kunjungan tersebut. Dewan Yahudi Australia, yang dikenal kritis terhadap kebijakan pemerintah Israel, secara terbuka menentang kehadiran Herzog.
Kelompok tersebut bahkan merilis surat terbuka yang ditandatangani lebih dari 1.000 akademisi serta pemimpin komunitas Yahudi di Australia. Dalam surat itu, mereka mendesak PM Anthony Albanese untuk mencabut undangan kepada Presiden Israel.

Surat tersebut menilai kunjungan Herzog berpotensi memperdalam polarisasi dan mengabaikan penderitaan warga sipil Palestina di Gaza.

Ketegangan Opini Publik di Australia

Aksi protes ini menegaskan adanya perbedaan pandangan tajam di tengah masyarakat Australia terkait konflik Israel–Palestina. Di satu sisi, ada solidaritas terhadap korban penembakan Bondi dan komunitas Yahudi, namun di sisi lain, muncul tuntutan agar pemerintah Australia lebih vokal membela hak asasi warga Palestina.

Situasi ini diperkirakan masih akan memanas seiring berlanjutnya agenda kunjungan Herzog di sejumlah kota lain di Australia. (fntv)

Sumber: Reuters

Posting Komentar untuk "Ribuan Warga Australia Turun ke Jalan Tolak Kedatangan Presiden Israel"