Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Putin Dorong Percepatan Sistem Otonom Rusia, Dari Transportasi hingga Keamanan Nasional

JAKARTA, Framing NewsTV — Presiden Rusia Vladimir Putin menggelar pertemuan tingkat tinggi mengenai percepatan pengembangan sistem otonom dan teknologi tanpa awak nasional. Pertemuan tersebut berlangsung di Depo Aminevskoye, Jalur Lingkar Besar Metro Moskow, Jumat (16/1/2026) sekaligus menjadi ajang penegasan ambisi Rusia untuk menjadi pemimpin global di bidang teknologi otonom.

Putin Tinjau Pameran Teknologi Tanpa Awak

Sebelum memimpin rapat, Presiden Putin terlebih dahulu mengunjungi pameran teknologi tanpa awak yang digelar di area depo metro. Dalam kunjungan tersebut, kepala negara meninjau langsung berbagai capaian Moskow dalam pengembangan sistem otonom perkotaan.

Presiden diperlihatkan trem tanpa pengemudi dan kereta metro otonom yang kini mulai diterapkan di ibu kota Rusia. Selain itu, Moskow juga telah mengembangkan sistem manajemen lalu lintas cerdas, pemantauan properti tanpa awak dari udara, sistem penilaian risiko kebakaran hutan, hingga penggunaan drone untuk membangun dan memperbarui model digital kota atau digital twin Moskow.

Dari Truk Tanpa Sopir hingga Robot Pengiriman

Di stan Sistem Otonom dalam Transportasi, Putin melihat langsung truk tanpa pengemudi, helikopter otonom, taksi swakemudi, serta robot pengiriman yang dikembangkan perusahaan dalam negeri. Pemerintah Rusia juga memastikan bahwa mulai 1 Maret 2026, seluruh kendaraan udara tak berawak sipil akan dipantau melalui sistem terpadu berbasis ERA-GLONASS.

Teknologi otonom juga mulai diterapkan di sektor pertanian melalui traktor tanpa awak, mesin pemanen gabungan otomatis, serta drone pertanian. Selain itu, drone digunakan secara luas di sektor sumber daya alam, ekologi, perdagangan, dan industri.

Dihadiri Pejabat Tinggi Negara

Pertemuan tersebut dihadiri jajaran pejabat strategis Rusia, di antaranya Wakil Perdana Menteri Vitaly Savelyev, Wakil Kepala Staf Kepresidenan Maxim Oreshkin, Menteri Dalam Negeri Vladimir Kolokoltsev, Menteri Perindustrian dan Perdagangan Anton Alikhanov, Menteri Transportasi Andrei Nikitin, Menteri Keuangan Anton Siluanov, Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin, hingga Direktur Roscosmos Dmitry Bakanov.

Putin: Sistem Otonom Bukan Tren, Tapi Kebutuhan

Dalam pidato pembukaannya, Presiden Putin menegaskan bahwa teknologi tanpa awak bukan sekadar inovasi sementara, melainkan kebutuhan strategis.

“Penerapan solusi otonom dan tanpa awak bukanlah tren sementara. Ini adalah jalan menuju penguatan daya saing global negara kita, menjamin keamanan, dan melindungi kedaulatan Rusia,” ujar Putin.

Ia menambahkan bahwa sistem otonom akan menentukan daya saing Rusia di sektor sipil maupun pertahanan di masa depan.

Akui Rusia Masih Tertinggal

Putin secara terbuka mengakui bahwa Rusia masih tertinggal dibandingkan sejumlah negara lain dalam penerapan teknologi otonom.

“Di beberapa kota dunia, taksi tanpa pengemudi sudah beroperasi massal, bukan lagi proyek eksperimen. Namun Rusia memiliki potensi ilmiah, sumber daya manusia, dan industri untuk menjadi pemimpin global,” tegasnya.

Instruksi Langsung untuk Pemerintah

Putin memberikan sejumlah arahan strategis, antara lain:
  • Pemerintah diminta meningkatkan efisiensi tata kelola industri sistem otonom nasional.
  • Penyusunan rencana aksi terperinci untuk penerapan teknologi tanpa awak di sektor ekonomi utama.
  • Mengurangi pendekatan coba-coba dan beralih ke penerapan masif.
  • Menghapus hambatan administratif yang menghambat inovasi.

“Kita harus memimpin proses ini, bukan hanya mengelolanya,” tegas Putin.

Peran Daerah dan Contoh Moskow

Presiden menekankan peran penting pemerintah daerah dalam mendorong ekonomi sistem otonom. Ia meminta para gubernur lebih aktif memanfaatkan regulasi penerbangan drone sipil.

Putin juga meminta Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin berbagi praktik terbaik ke daerah lain, khususnya dalam pemanfaatan data, AI, dan sistem transportasi penumpang otonom.

Regulasi, Keamanan, dan ‘Langit Digital’

Putin menekankan perlunya kerangka hukum komprehensif untuk semua jenis sistem tanpa awak, termasuk robot pengiriman. Sertifikasi, standar keselamatan, serta penentuan tanggung jawab hukum dalam kecelakaan juga harus diperjelas.

Isu keamanan siber menjadi perhatian utama, termasuk pencegahan pengambilalihan sistem otonom secara ilegal. Rusia juga tengah menuju konsep “langit digital”, di mana drone, kendaraan darat dan laut otonom, serta sistem ruang angkasa terintegrasi dalam satu jaringan data terpadu.

Teknologi Berdaulat dan AI Nasional

Putin menegaskan pentingnya pengembangan teknologi berdaulat, termasuk mikroelektronika, sistem navigasi, komunikasi, dan kecerdasan buatan nasional.

“Insinyur kita sendiri harus menulis algoritma drone. Ini kunci keamanan,” ujarnya.

Ia juga menyinggung pengembangan model bahasa nasional sebagai bagian dari AI generatif Rusia.

Libatkan Veteran dan Dorong Ekspor

Putin menginstruksikan pemerintah untuk melibatkan veteran dan personel militer terluka dalam industri sistem otonom sipil. Selain itu, Rusia juga menargetkan ekspansi besar-besaran ke pasar global.

“Pasar global sangat besar. Mereka menunggu kita,” kata Putin optimistis.

Sebagai bagian dari diplomasi teknologi, Rusia akan menggelar Forum Transportasi dan Logistik Internasional di St. Petersburg pada April mendatang, dengan fokus pada pengembang muda dan sistem transportasi otonom. (fntv)

Posting Komentar untuk "Putin Dorong Percepatan Sistem Otonom Rusia, Dari Transportasi hingga Keamanan Nasional"