Prabowo Peringatkan Orang Pintar: Kita Bernegara untuk Perbaiki Kehidupan Rakyat
JAKARTA, Framing NewsTV - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan kembali tujuan utama bernegara adalah untuk memperbaiki kehidupan seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya kepentingan segelintir kelompok. Penegasan itu disampaikan Prabowo saat memberikan pidato di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
Dalam pidatonya, Prabowo secara khusus mengingatkan kalangan elite dan kelompok intelektual agar tidak melupakan mandat besar negara. Ia menekankan bahwa kecerdasan dan kemampuan berpikir harus diabdikan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat banyak.
“Saya ingatkan kembali ke semua unsur, terutama orang-orang pintar,” tegas Prabowo dalam sambutannya, sebagaimana disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Negara pada Senin (12/1/2026).
Menurut Prabowo, esensi dari berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan yang merata. Negara, kata dia, tidak boleh dikelola hanya untuk kepentingan kelompok tertentu, melainkan harus berpihak kepada seluruh rakyat tanpa kecuali.
“Saudara-saudara, kita bernegara untuk memperbaiki kehidupan seluruh rakyat Indonesia, bukan segelintir rakyat, seluruh rakyat Indonesia. Itu tujuan bernegara,” ujar Presiden Prabowo dengan nada tegas.
Lebih lanjut, Prabowo mengaitkan tujuan bernegara tersebut dengan sejarah panjang perjuangan bangsa Indonesia. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada para tentara rakyat yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.
Prabowo menegaskan bahwa sejak awal kemerdekaan, Tentara Nasional Indonesia (TNI) lahir dari rakyat dan selalu berada di garis terdepan dalam menghadapi berbagai kesulitan bangsa.
“TNI memang adalah tentara rakyat. TNI dari tahun awal kemerdekaan seterusnya selalu berada di tempat-tempat yang paling susah,” ucap Prabowo.
Tidak hanya TNI, Presiden juga memberikan penghargaan kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang dinilainya konsisten hadir membantu masyarakat dalam berbagai situasi, termasuk saat terjadi bencana alam. Ia menekankan bahwa peran aparat negara tidak boleh hanya terlihat dalam situasi formal, tetapi harus nyata dirasakan rakyat di saat-saat sulit.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyinggung kondisi terkini di sejumlah wilayah Sumatera yang tengah dilanda bencana. Ia menyebut Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai contoh daerah yang saat ini membutuhkan perhatian dan kehadiran negara.
“Hari ini pun TNI bersama Polri terjun di tempat yang paling susah di mana rakyat menderita akibat bencana di Sumatera dan di beberapa tempat, bersama lembaga-lembaga lain, bersama relawan, tapi TNI dan Polri terjun,” kata Prabowo, dikutip dari siaran Sekretariat Negara, Senin (12/1/2026).
Menurut Prabowo, keterlibatan TNI dan Polri dalam penanganan bencana merupakan wujud nyata bahwa negara hadir untuk rakyat. Ia menilai semangat pengabdian seperti inilah yang harus terus dijaga oleh seluruh elemen bangsa, termasuk para pengambil kebijakan dan kalangan intelektual.
Pidato Prabowo tersebut sekaligus menjadi pesan moral agar pembangunan nasional tidak kehilangan arah. Ia menekankan bahwa kecerdasan, kekuasaan, dan jabatan harus diarahkan untuk satu tujuan besar, yakni meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia secara adil dan berkelanjutan. (fntv)

Posting Komentar untuk "Prabowo Peringatkan Orang Pintar: Kita Bernegara untuk Perbaiki Kehidupan Rakyat"