ATR 42-500, Pesawat Andalan Penerbangan Penting: Ini Spesifikasi Lengkap dan Rekam Jejak Keselamatannya
JAKARTA, Framing NewsTV – Pesawat ATR 42-500 kembali menjadi sorotan publik seiring keterlibatannya dalam sebuah peristiwa penerbangan. Pesawat ini dikenal luas sebagai armada andalan untuk penerbangan penting, termasuk misi bisnis dan operasional strategis di berbagai wilayah Indonesia.
Pesawat ATR 42-500 yang terlibat dalam peristiwa tersebut merupakan buatan tahun 2000 dengan nomor seri 611. Saat menjalankan penerbangan, pesawat ini dikomandani oleh Pilot in Command (PIC) Capt. Andy Dahananto. ATR 42-500 sendiri merupakan pesawat turboprop yang dirancang untuk efisiensi tinggi dan kemampuan mendarat di bandara dengan landasan terbatas.
ATR 42-500 dioperasikan oleh Indonesia Air Transport (Indonesia Air), perusahaan penerbangan charter nasional yang berdiri sejak 1968. Perusahaan ini resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada 2006 dan dikenal sebagai penyedia layanan penerbangan sayap tetap (fixed-wing) dan helikopter.
Layanan Indonesia Air banyak dimanfaatkan untuk mendukung industri strategis seperti pertambangan serta sektor minyak dan gas di berbagai daerah terpencil Indonesia.
Dikutip dari situs resmi perusahaan, Indonesia Air menegaskan bahwa audit keselamatan dilakukan secara berkala oleh otoritas pemerintah serta auditor independen yang ditunjuk oleh perusahaan minyak dan gas.
“Seluruh operasional penerbangan Indonesia Air selalu mematuhi dan memenuhi standar keselamatan penerbangan internasional,” demikian keterangan resmi perusahaan.
Saat ini, Indonesia Air mengoperasikan tiga tipe armada utama, yakni Embraer Legacy 600, Airbus Helicopter EC 155 B1, dan ATR 42-500.
ATR 42-500 dirancang mampu mengangkut hingga 46 penumpang di luar awak kabin. Pesawat ini dilengkapi mesin dan baling-baling generasi baru, serta kabin dengan desain modern.
Mengutip keterangan Indonesia Air, ATR 42-500 dapat disewa untuk berbagai kebutuhan. “Pesawat ini dirancang untuk memberikan layanan penerbangan yang nyaman dan dapat difungsikan sebagai ruang kantor maupun konferensi di udara,” tulis perusahaan.
Interior kabin menggunakan material pilihan yang menghadirkan suasana kelas atas. Ruang kabin yang lega memungkinkan kenyamanan optimal untuk perjalanan bisnis maupun liburan yang efisien.
Seri ATR 42-500 disebut mampu menjadikan setiap perjalanan sebagai “penerbangan yang sangat penting”. Pesawat ini merupakan versi produksi terkini dengan desain baru dan berbagai peningkatan pada performa serta kenyamanan penumpang.
Pembaruan meliputi mesin baru, baling-baling baru, kabin yang didesain ulang, serta peningkatan kapasitas bobot.
Secara teknis, ATR 42-500 memiliki spesifikasi sebagai berikut:
- Ketinggian maksimum: 7.620 meter
- Kecepatan jelajah: 556 km/jam
- Jarak tempuh maksimum: 2.037 km
- Kapasitas penumpang: 46 kursi (di luar kru)
Pesawat seri ATR 42 juga terdaftar dalam program Part by Hour dari Sabena. Keikutsertaan dalam program ini menandakan pesawat memenuhi standar pemeliharaan, operasional, dan komersial yang ketat, sehingga dinyatakan laik terbang dan sesuai dengan ketentuan keselamatan penerbangan yang berlaku.
Dalam perkembangan terkait, AirNav Indonesia diketahui telah menyiapkan penerbitan Notice to Airmen (NOTAM) guna mendukung kegiatan pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR). Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan navigasi udara selama proses penanganan berlangsung.
Dengan spesifikasi mumpuni, rekam jejak keselamatan, serta fungsi multiguna, ATR 42-500 tetap menjadi salah satu pesawat turboprop andalan untuk penerbangan penting di Indonesia. (fntv)

Posting Komentar untuk "ATR 42-500, Pesawat Andalan Penerbangan Penting: Ini Spesifikasi Lengkap dan Rekam Jejak Keselamatannya"