Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ojol Turun ke Jalan Bela Nadiem di Pengadilan Tipikor, Jaket Hijau Penuhi PN Jakarta Pusat

JAKARTA, Framing NewsTV — Puluhan pengemudi ojek online (ojol) dari Gojek menggelar aksi dukungan di depan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026). Aksi tersebut dilakukan menjelang sidang perdana pembacaan surat dakwaan terhadap mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi era Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Nadiem Anwar Makarim, dalam perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management (CDM).

Sejak pagi hari, para pengemudi terlihat memadati area depan PN Jakarta Pusat dengan mengenakan jaket hijau khas Gojek. Sebuah mobil komando disiapkan sebagai pusat orasi, sementara para peserta aksi membawa poster dan spanduk berisi pesan dukungan moral kepada Nadiem. Salah satu poster yang mencuri perhatian bertuliskan, “Ojol ada karena Nadiem! Pejuang aspal bersama Nadiem.”

Selain poster, para driver juga menggaungkan tagar solidaritas seperti #kawalkawanpejuangaspal dan #solidaritasorangjalanan. Tagar tersebut diteriakkan berulang kali sebagai simbol dukungan komunitas pengemudi ojol terhadap sosok Nadiem yang dinilai memiliki kontribusi besar bagi ekosistem transportasi digital di Indonesia.

Tak hanya itu, deretan karangan bunga juga tampak berjejer di pagar PN Jakarta Pusat. Karangan bunga tersebut berisi pesan-pesan bernada empati dan dukungan, di antaranya bertuliskan, “Tetap kuat Nadiem & Franka, kebenaran tidak tergesa-gesa namun selalu tiba pada waktunya,” serta “Nadiem Makarim tidak gelap, ia membawa terang, yang menyilaukan.”

Pesan lainnya berbunyi, “Jika membawa cahaya adalah dosa, maka Nadiem Makarim hanya menyalakan lilin di tengah kabut,” hingga “Doa dan harapan untuk proses yang transparan dan adil.” Karangan bunga tersebut mencerminkan harapan para pendukung agar proses hukum berjalan objektif dan bebas dari kepentingan tertentu.

Dalam orasinya, salah seorang perwakilan pengemudi ojol meminta agar aparat penegak hukum membebaskan Nadiem apabila tidak ditemukan bukti yang kuat. Ia menilai perkara hukum yang menjerat Nadiem tidak hanya berdampak pada dirinya, tetapi juga terhadap keluarga, khususnya istri dan anaknya.

Sementara itu, Franka Franklin, istri Nadiem Makarim, terlihat hadir di PN Jakarta Pusat menjelang dimulainya sidang pembacaan surat dakwaan. Kehadiran Franka menjadi perhatian publik dan media yang meliput jalannya persidangan perdana tersebut.

Penasihat hukum Nadiem, Ari Yusuf Amir, memastikan kliennya tetap akan menghadiri persidangan meskipun kondisi kesehatannya belum sepenuhnya pulih. Ari menjelaskan bahwa Nadiem sempat menjalani perawatan medis sehingga tidak dapat mengikuti dua agenda persidangan sebelumnya.

“Nadiem kondisinya masih dalam perawatan, tetapi beliau berkomitmen hadir di persidangan hari ini. Beliau ingin persoalan ini segera selesai dan ingin membuktikan kepada masyarakat bahwa dirinya bukan koruptor,” ujar Ari Yusuf Amir, Minggu (4/1/2026) malam.

Kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dan CDM ini menjadi sorotan publik karena melibatkan mantan menteri yang dikenal sebagai figur inovatif di sektor pendidikan dan teknologi. Sidang perdana tersebut diharapkan dapat memberikan kejelasan hukum serta menjawab berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat. (fntv)

Posting Komentar untuk "Ojol Turun ke Jalan Bela Nadiem di Pengadilan Tipikor, Jaket Hijau Penuhi PN Jakarta Pusat"