Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Prabowo Tegaskan Indonesia Bisa Jadi Bangsa Keempat Terkaya Dunia, Kuncinya Persatuan Nasional

JAKARTA, Framing NewsTV - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi bangsa keempat terkaya di dunia. Namun, Prabowo menegaskan bahwa capaian tersebut hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen bangsa, baik masyarakat maupun elite, mampu menjaga persatuan dan kebersamaan nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam Perayaan Natal Nasional 2025 yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Senin (5/1/2026). Dalam pidatonya, Prabowo mengungkapkan bahwa optimisme tersebut didasarkan pada pandangan para pakar geopolitik global yang melihat besarnya potensi ekonomi, sumber daya alam, dan kekuatan demografi Indonesia di masa depan.

“Yang saya katakan tadi, pakar-pakar geopolitik mengatakan bangsa Indonesia ini akan menjadi bangsa keempat terkaya di dunia. Tapi ada syaratnya. Syaratnya apa? Syaratnya adalah apabila bangsa Indonesia bisa bersatu,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, tantangan terbesar Indonesia bukan semata-mata persoalan ekonomi, melainkan kemampuan bangsa untuk menjaga persatuan di tengah perbedaan. Ia menilai perpecahan, konflik horizontal, dan saling mencurigai justru dapat menghambat langkah besar Indonesia menuju kemajuan dan kemakmuran.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menekankan pentingnya kerja sama antar-elite nasional dalam membangun bangsa. Ia menegaskan bahwa pembangunan Indonesia tidak dapat dilakukan oleh satu kelompok atau golongan saja, melainkan harus melibatkan seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali.

Prabowo mengaku selalu berusaha mengajak semua pihak untuk bersatu, meskipun terdapat perbedaan pandangan politik, latar belakang, hingga kesalahan di masa lalu. Ia menilai perbedaan adalah hal yang wajar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Saya ingin selalu mengajak apa pun perbedaan kita, apa pun mungkin dosa-dosa kita di masa lalu, karena kita manusia pasti penuh dosa, pasti ada kesalahan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prabowo mengajak masyarakat dan para elite untuk bekerja sama, saling membantu, dan bahu-membahu dalam menghadapi berbagai tantangan nasional. Ia menekankan pentingnya solidaritas sosial, di mana pihak yang kuat membantu yang lemah, dan yang lemah turut berkontribusi sesuai kemampuan.

“Tapi sekarang kita harus bekerja sama, kita harus kompak, kita harus bahu-membahu. Yang kuat tarik yang lemah, yang lemah berhimpun bekerja sama, bersaing baik, tapi begitu pertandingan selesai bersatu,” tutur Prabowo.

Dalam konteks demokrasi, Prabowo menegaskan bahwa kritik tetap diperlukan dan dijamin kebebasannya. Ia menilai kritik merupakan bagian penting dalam sistem demokrasi untuk memperbaiki kebijakan dan kinerja pemerintah. Namun, ia mengingatkan agar kritik disampaikan secara bertanggung jawab dan tidak disertai fitnah maupun kebohongan.

“Ada yang mengatakan kalau bersatu itu tidak demokratis. Lho, demokrasi silakan, koreksi silakan, kritik bagus. Tapi fitnah itu tidak bagus. Semua agama tidak mengizinkan fitnah,” tegas Prabowo.

Prabowo berharap semangat persatuan, toleransi, dan saling menghormati dapat terus dijaga sebagai fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia yang kuat, maju, dan sejahtera di masa depan. Menurutnya, hanya dengan persatuan nasional, potensi besar Indonesia dapat diolah menjadi kekuatan ekonomi global yang nyata. (fntv)

Posting Komentar untuk "Prabowo Tegaskan Indonesia Bisa Jadi Bangsa Keempat Terkaya Dunia, Kuncinya Persatuan Nasional"